Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana Bagi Kepala UPT dan Kepala Sekolah

0

Pengurangan Resiko Bencana (PRB) bagi Daerah Istimewa Yogyakarta tampaknya semakin perlu dikenalkan sejak dini bagi anak sekolah, bukan saja bagi mereka yang tinggal di luar kawasan yang pernah mengalami bencana alam.
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui BPBD Sleman dan BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlangsung di Pring Sewu Resto jalan Magelang yang dihadiri oleh Kepala sekolah dari Cangkringan,Berbah, Ngemplak, Pakem, Kalasan, dan 17 kepala UPT se Kabupaten Sleman. Sosialisasi dibuka oleh Kepala BPBD Sleman H.Drs.Yulisetiono,SH,MM yang dalam pembukaan tersebut antara lain disampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana alam harus dikenalkan pada anak-anak sejak dini melalui persekolahan dan masyarakat, sehingga ketika muncul bencana alam tidak lagi kebingungan.

Dalam sosialisasi tersebut juga dikenalkan konsep-konsep Pengurangan Resiko Bencana( PRB) berdasarkan Undang Undang nomor 24 tahun 2007, Karakteristik bencana dan upaya pengurangan resiko bencana di kabupaten Sleman,dan Penerapan sekolah/ madrasah aman dari bencana.

Dalam sosialisasi pengurangan resiko bencana dilanjutkan dengan diskusi yang cukup hangat seputar pengurangan resiko bencana, pasca bencana dan dampak yang muncul dilapangan seperti akibat normalisasi sungai (penambangan pasir ) ternyata mengakibatkan rusaknya infrastruktur  jalan evakuasi seperti yang dijumpai di kawasan Cangkringan dan Pakem. Disamping  itu juga ternyata sebagian besar sekolah khususnya sekolah dasar secara struktur belum memenuhi standar sebagai sekolah aman bencana. Semoga dengan sosialisasi ini masyarakat Sleman semakin tangguh ketika bencana alam terjadi, Salam tangguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.