Kemarau Tahun 2025 Cenderung Basah

BMKG. Menurut rilis Siaran Pers BMKG pada tanggal 10 Juli bahwa musim kemarau tahun ini dikategorikan kemarau basah, yaitu, kondisi musim kemarau yang ditandai dengan curah hujan yang masih cukup tinggi, meskipun seharusnya wilayah tersebut sudah memasuki periode kering.
Pantauan stasiun curah hujan yang tersebar di beberapa titik lokasi pada bulan Juli ini masih tercatat curah hujan terutama di wilayah lereng Merapi yaitu stasiun Ngandong dan Sruen.
BMKG menghimbau perlu dilakukan penyesuaian pola tanam dengan kondisi iklim terkini pada sektor pertanian serta mengantisipasi resiko bencana hidrometerologi basah pada wilayah-wilayah yang diprediksikan sifat hujannya atas normal. (Sumber data: BMKG dan Balai Sabo)