KALIURANG LENGANG PETUGAS DAN TIM SAR SIAGA

Pantauan tentang erupsi Merapi tetap nampak dilakukan oleh petugas. Hal ini terpantau dari pagi sampai siang terpantau beberapa aktivitas masyarakat di sepanjang jalur evakuasi tidak lagi dipadati truck pengangkut pasir dan masih dijumpai truck dari arah kalurahan umbulharjo,Cangkringgan, dan itupun hanya satu dua tidak sepadat sebelumnya. Tampak juga Pos Pantau yang didirikan oleh TIM SAR DIY di tebing Timur Kalikuning yang basanya juga menjadi jalur ramai aktivitas Lava Tour.
Kegiatan Wisata tampak macet total,hal ini bisa dilihat tidak adanya petugas retribusi yang berada di jalur Timur (Ngipiksari) dan Utara Dusun Tanen, Hargobinangun.Menurut seorang pengelola Hotel Kana Kaliurang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa sejak ditetapkannya status Merapi Kaliurang menjadi sepi pengunjung, bahkan kawasan tersebut menanggung dua dampak yakni dengan munculnya Covid-19 dan meningkatnya status Merapi secara otomatis beban ekonomi masyarakat setempat yang menggantungkan diri pendapatannya semakin bertambah berat. Mestinya di titik tertentu (pos pantau) bisa menjadi spot yang menarik bagi wisatawan untuk melihat aktivitas luncuran material saat malam hari , cuma yang menjadi kendala utama adalah kita masih menghadapi kasus naiknya Covid-19.