AKSES SINYAL LEMAH, BELAJAR LEWAT HT PUN JADILAH

Ternyata hand phone juga memiliki keterbatasan untuk wilayah tertentu. Disaat pandemi seperti ini ternyata masih dijumpai oleh sebagian masyarakat untuk mengakses informasi karena sinyal lemah seperti yang dialami oleh sebagian siswa di SDN Pusmalang, Wukirsari, Cangkringan. Beruntung ada relawan dari Tagana dibantu oleh ORARI DIY untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar (KBM) seperti disampaikan oleh Plt. Kepala UPT Yandik Kecamatan Cangkringan yang juga diperkuat oleh pengawas sekolah Eka Indarti, SPd. Perlu diketahui juga bahwa di Cangkringan terdapat 5 sekolah yang masuh Kawasan Rawan Bencana (KRB) yaitu SDN Umbulharjo 2. SDN Umbulharjo, SDN Kepuharjo, SDN Srunen,dan SDN Glagaharjo serta 1 TK Bina Sarana Mandiri (BASARI) di Glagaharjo. Rupanya sekolah -sekolah tersebut telah menjalin kerjasama dengan sekolah yang berada di bawahnya dengan model persaudaraan sekolah (sister Scool), sehingga ketika dalam kondisi kedaruratan mereka telah tersistem dan terjalin kerjasama yang baik untuk saling membantu siswa dalam belajar. Semoga dengan keterbatasan tersebut prestasi belajar siswa tetap terjaga dan terfasilitasi.