MEMANTAU KUNJUNGAN WISATA DISAAT PANDEMI DAN SIAGA MERAPI

Kaliurang di posisi jam 10.15 hari Rabu tampak suasana semakin lengang, nampak hanya satu dua pengunjung pesepeda motor dan mereka yang menggunakan kendaraan roda empat. Redaktur mencoba masuk ke Museum Batik Ullen Sentalu Kaliurang dan di pos Satpam diberhentikan dan ditanya keperluannya. Setelah memberi keterangan secukupnya dan dicek suhu dengan Thermo Gun, dipersilahkan cuci tangan selanjutnya disambut oleh mBak Ida selaku Humas Museum Ullen Sentalu. Meski di kondisi sepi, satu hal yang luar biasa adalah sebagai lembaga layanan publik tetap memberikan layanan maksimal kepada pengunjung museum meski dengan protokol yang sangat ketat. Misalnya, yang biasanya seorang pemandu museum bisa memandu dalam satu rombongan bisa mencapai 20 orang, kini maksimal hanya 1 (satu) pemandu untuk 7 orang pengunjung. Pelayanan tidak berhenti begitu saja, pengunjung juga tidak diijinkan menyentuh barang koleksi milik museum maupun benda atau barang lainnya dan seluruh aktifitas pemandu dan pengunjung terpantau olen CCTV yang terpasan di setiap sudut museum, dan tak segan-segan akan ada peringatan dari anouncer museum bila ada yang menyentuh benda ataupun menurunkan masker yang dipakainya. Meski kadang pengunjung merasa risih dan jengkel, ternyata hal ini justru menyadarkan dan mengedukasi mereka untuk memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.Ada harapan dan permintaan secara dari Humas Museum, bahwa moment erupsi Merapi sebenarnya merupakan daya tarik tersendiri bagi yang ingin berkunjung ke Kaliurang karena berada di spot yang relatif aman dari bahaya Merapi. Hal ini dapat dilihat mengapa dulu Belanda berani membangun villa-villa di Kaliurang, bahkan Kraton juga memiliki pesanggrahan dalem ” Ngeksigondo” pasti sudah diperhitungkan dengan matang. Semoga hal ini menjadi bahan referensi bagi pemerintah setempat, dan pemberitaan dari media tentang bencana tidak bersifat menumbuhkan ketakutan atau kekhawatiran bagi calon wisatawan, semoga.

 

Foto : Dokumen pribadi, dengan lokasi Ullen Sentallu dan sekitarnya.