TEA : Warga Perlu Pendampingan, Relawan Tak Bisa Bergerak
CANGKRINGAN. Tempat Evakuasi Akhir ( TEA ) Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman di masa Pandemik Covid 19 ini sedikit alami kendala.
Warga perlu pendampingan tetapi relawan luar tidak bisa bergerak.
Warga menempati TEA sudah berlangsung sekitar 2,5 bulan, rasa bosan dan kejenuhan menerpa di benak para pengungsi.
Untuk mengusir rasa tersebut diperlukan bantuan relawan luar untuk melakukan pendampingan, seperti psiko sosial / trauma healing, pelatihan, siraman rohani, dll.
Namun di masa pandemik Covid 19 ini, TEA Glagah terpaksa menwrapkan aturan sterilisasi area, relawan luar tidak diperkenankan bergiat di TEA, tujuannya untuk menjaga jangan sampai wabah covid menjangkit di TEA teesebut.
Budi Boleng kru Tagana yg selalu stay di TEA berharap, semoga pandemik cepat berakir, begitu juga Merapi cepat kembali normal, sehingga sikon kembali sedia kala.

Foto situasi makan pagi di TEA Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.