Biworo :. Gerakan TRAP Perlu Dimasyarakatkan

GERAKAN TRAP. TRAP ( Tampung Resapkan Alirkan Pelihara ) sebuah inovasi baru untuk memelihara alam dalam misi ” Menyelamatkan Bumi “.
Air merupakan kebutuhan mutlak bagi kehidupan manusia, kekurangan air bisa menjadi bencana, begitu juga bila berlebih, sehingga perlu menejemen pengelolaan air.

Kalak BPBD DIY Biworo Yusgiyantana melontarkan ide gagasan yg pernah dipaparkan oleh Prof. Maryanto, yakni Program Inovasi menyimpan air hujan ke perut bumi, sehingga air hujan tidak hilang begitu saja.
Inovasi tersebut adalah, bila musim penghujan, kelola air jangan sampai semua mengalir hilang ke hilir, Tampung Resapkan Alirkan dan Pelihara disingkat TRAP.

Inovasi ini bisa dilakukan secara sederhana di tengah – tengah masarakat, seperti pembuatan sumur resapan ( kubangan di kebun atau sekitar halaman ), kurangi pembetonan di halaman rumah / jalan kampung, agar air tersimpan bila hujan jangan semua air dialirkan ke selokan, di bagian hilir bisa banjir dan air hilang.

Biworo mengajak kepada FPRB se DIY, agar mencoba memulai dan memasyarakatkan gerakan TRAP ini. sekecil apapun apabila dilakukan orang banyak, maka akan menjadi besar.
Silahkan Mencoba.