Menelisik apa itu Megathrust

8187440-3x2-940x627

MEGATHRUST, di bulan Juli 2019 menjadi perbincangan hangat di masarakat, terutama di daerah – daerah pesisir pantai selatan yang membujur dari barat sampai ujung timur.
Tak pelak rentan muncul berita – berita hoak tentang isu gempa besar, yg menjadikan kepanikan warga.

Berikut penelusuran tentang, apa dan bagaimana Megathrust tersebut.

Menurut Daryono, Kabid Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, ” Thrust merujuk pada salah satu titik mekanisme gerak lempeng yg menimbulkan gempa dan memicu tsunami, yaitu gerak sesar naik. Dengan demikian, Megathrust bisa diartikan gerak sesar naik yang besar.
Mekanisme gempa itu bisa terjadi di pertemuan lempeng benua, wilayah pertemuan 2 lempeng disebut zona subduksi.
Zona megathrust terbentuk ketika lempeng samudra bergerak ke bawah menunjam lempeng benua dan menimbulkan gempa bumi.
Zona subduksi diasumsikan sebagai sebuah zona patahan naik yg besar, di kalangan para ahli populer disebut Zona Megathrust “.

Megathrust dianggap menakutkan, karena dianggap selalu bermagnitudo besar dan memicu tsunami. Namun tidak mesti demikian, ucap Daryono menutup penjelasannya.


Foto peta Ring Fire