Kirap Tradisi ” Tambak Kali ” Desa Argomullyo
ARGOMULYO – CANGKRINGAN. Hari Kamis 11 Mei 2017, Desa Argomulyo Cangkringan selenggarakan Kirap Budaya, Tradisi ” Tambak Kali ” yang ke 3.
Kirap di mulai dari Kantor Argomulyo lama, menuju Dusun Gadingan Guling, dengan menampilkan beberapa bergodo dan stan lainnya. Di Dusun Gadingan ada satu Pasarean, di situ dimakamkan Patih Jayaningrat yang merupakan Punggawa Kasultanan Surakarta, menurut kepercayaan para sesepuh Desa Argomulyo waktu dulu, bahwa dimakamkannya Patih Jayaningrat di timur sungai Gendol yang nota bene kali berhulu di Gunung Merapi, dimaknai dapat menyetop banjir Gendol ke arah timur, sehingga tetap di alurnya, sehingga untuk melestarikannya di buat tradisi ” Tambak Kali “.
Tradisi ini berhenti beberapa tahun setelah 2010, kebetulan kirap di 2010 diadakan 2 bulan sebelum erupsi terjadi, sehingga banyak warga masyarakat yang takut diadakan tradisi itu lagi, takut kalau banjir besar terjadi lagi dan di 2017 ini warga sudah tidak takut lagi, maka diadakan yang ke 3.
Rangkaian kegiatan, meliputi pentas Wayang Kulit dengan parogo asli warga lokal, Kirap Gunungan hasil bumi, Doa tahlil untuk Arwah Patih Jayaningrat dan ahli waris warga, pentas Jatilan, Campur sari.