BEBERAPA DESA PENYANGGA DI KECAMATAN CANGKRINGAN, FASILITAS DI BARAK MASIH KURANG
CANGKRINGAN – SLEMAN. Beberapa Barak Pengungsian yang berada di Desa Penyangga, kususnya di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, fasilitasnya masih kurang, sehingga perlu upaya pengadaan dan penambahan.
Apabila Gunung Merapi meningkat aktifitasnya (meletus), dan warga sekitar gunung harus mengungsi, warga akan menuju ke barak-barak Penyangga. Barak-barak tersebut adalah:
1. Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan ada 3 tempat, yakni Barak Gayam, Barak Randusari dan Gedung Balai Desa baru,
2. Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan ada 2 tempat, yakni Barak Kiyaran dan Barak Kdung Brayut,
3. Desa Sindumartani Kecamatan Ngemplak ada 1 tempat, yakni Barak Koripan,
4. Desa Umbulmartani Kecamatan Ngemplak ada 1 tempat, yakni Barak Umbul,
5. Desa Bimomartani Kecamatan Ngemplak ada 1 tempat, yakni Barak Bimo.
Warga Pengungsi akan merasa nyaman dan tertangani secara baik, diperlukan kelengkapan fasilitas barak yang memadai, diantaranya:
– Ruangan yang cukup untuk Pengungsi,
– Alas tidur / tikar,
– Penerangan yang memadai,
– Ketersediaan air bersih yang cukup,
– MCK yang cukup,
– Ruang Posko,
– Gudang Logistik,
– Jen set / Disel Dinamo,
– Tempat Parkir,
– Pengeras suara, Megapon,
– Bilik Mesra / Kamar Pinuk,
– Ruang Dapur Umum dan Peralatannya,
– Tempat Hewan Ternak,
– Tempat Ibadah,
– Dll.
Namun kondisi kelengkapan fasilitas di Barak-barak tersebut di atas, belum lengkap / masih sangat kurang. Misalnya Barak yang ada di Desa Argomulyo, Barak Gayam mengampu Pengungsi warga Kali Tengah Lor sejumlah 522 orang, fasilitas barak baru tersedia ruangan pengungsi, MCK, Penerangan, Parkir, sedang fasilitas lainnya belum tersedia. Barak Randusari dan Gedung Balai Desa Baru, untuk mengampu warga Kepuharjo sejumlah 600 orang, fasilitas baru ruangan, Penerangan, MCK, Parkir, dan fasilitas yang lain belum ada.Demikian halnya dengan Barak-barak yang lain, kelengkapan fasilitas hampir sama, belum komplit perlu perhatian untuk kelengkapannya.
Harapan dari Desa Penyangga, “semoga kelengkapan fasilitas di barak-barak segera dilengkapi, oleh instansi terkait ataupun siapa saja Para Penggiat Kebencanaan, terus terang Pemerintahan Desa tidak mampu untuk mencukupinya. Sehingga apabila pada waktunya dipakai kitatidak kebingungan / grobyakan (jw) mencarinya”.