HARGA PASIR MERAPI SEMAKIN TINGGI, SAWAH YANG TERLANDA LAHAR HUJAN MULAI DITAMBANG

0

CANGKRINGAN – SLEMAN. Seiring dengan semakin sulitnya mencari material pasir di alur sungai Gendol maupun Opak, kususnya di sekitar Desa Argomulyo Cangkringan, penambang manual mulai mencari pasir di lahan-lahan persawahan warga, yang terkena lahar hujan / banjir.

Di seputar Desa Argomulyo, harga pasir satu Truk sampai di pembeli mencapai Rp 1.250.000,- sampai Rp 1.500.000,-, sedang armada Open Cup ( Colt bukaan ) mencapai Rp 160.000,- sampai Rp 200.000,-. Kondisi demikian disebabkan karena material pasir semakin sulit didapat di alur sungai, sehingga para penambang manual mulai mencari di areal lain, misal di tanah pekarangan warga, sawah-sawah warga yang di 2011 terkena lahar hujan.

Seperti yang terpantau di selatan Kantor Koramil Kecamatan Cangkringan, sawah warga yang habis dipanen padinya, dimana petak sawah tersebut nota bene di 2011 teraliri lahar hujan limpasan sungai Gendol, ditambang diambil pasirnya . Sawah yang berada di selatan dusun Teplok yang di 2011 terkena lahar hujan sungai Opak juga diambil oleh penambang manual, di Timur Dusun Panggung juga demikian disamping masih banyak tempat lain yang kondisinya sama.
Menurut salah seorang penambang manual Pak Yono, “ Pasir di Kali sudah sulit mas, sudah habis, yo ngontrak di sawah-sawah warga, campur dengan tanah juga laku keras, lumayan mas untuk beli beras dan membiayai sekolah anak “.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.