JALUR TAMBANG MERAPI MEMAKAN KORBAN ( SOPIR SALAH PERHITUNGAN )

0

Tidak kuat menghentikan laju truk dengan badan, sopir meninggal terpepet bodi kendaraan.

CANGKRINGAN. Armada Truk sarat dengan muatan pasir Merapi, berada di jalur tambang Kecamatan Cangkringan, tepatnya di timur bekas Dusun Kepuh, Desa Kepuharjo menjadikan sopirnya sendiri meninggal dunia karena terpepet dengan armada yang ada di depannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu pagi tanggal 25 Februari 2015, kronologi kejadiannya, jalur tambang Dusun Kepuh agak menurun, dua armada Truk yang berasal dari satu daerah, sama-sama berjalan dengan jarak tidak jauh, keduanya memuat pasir sama-sama menghadap ke selatan. Sesaat kemudian Truk yang depan berhenti karena ada batu yang terjepit di ban belakang. Sopir Truk yang ada di belakang melihat temannya kesulitan menghilangkan batu yang terjepit di ban, kemudian turun maunya ikut membantu, dalam posisi berhenti dengan Hen Rem dan mesin masih hidup. Ketika sampai di depan Kabin Truk (belakang) berjalan sendiri, kebetulan Ban tidak diganjal, seketika itu sopir langsung menahan laju truk tersebut dengan menahannya pakai tangan persis di depan Kabin, naas bagi sopir, Truk tetap berjalan dan dia tidak sempat menyelamatkan diri akirnya terpepet dengan Tepong Truk yang ada di depannya dan sopir meninggal dunia.
Korban meninggal dunia atas nama M Ali Yasin terlahir 28-07-1986, alamat Sambon RT 04 RW 01, Banyudono, Boyolali, Jateng, Armada Truk yang dikemudikan Jenis Mitsubisi Baru NO POL AD 1927 ED, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit dan ke dua Armada Truk dibawa ke Polsek Cangkringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.