Bantuan Modal Usaha untuk Korban Erupsi Merapi

SLEMAN – Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, menyalurkan bantuan untuk kelompok usaha bersama atau Kube korban bencana erupsi Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman senilai Rp1,26 miliar.

“Keberadaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) diharapkan mampu mendorong warga lereng Merapi untuk bangkit dari keterpurukan pascabencana, program ini juga menjadi salah satu untuk penanggulangan kemiskinan,” kata Salim Segaf, sore ini.

Menurut dia, program penanggulangan kemiskinan kini ditangani 19 lembaga, meski demikian Kementerian Sosial lebih memfokuskan program ini pada warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

“Permintaan KUBE di seluruh Indonesia, sangat banyak. Namun, lebih kami prioritaskan untuk korban bencana, baik di Merapi, Mentawai maupun Wasior,” katanya.

Ia mengatakan, program KUBE ini merupakan salah satu program untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, terutama warga lereng Merapi yang menjadi korban erupsi.

“Setelah tanggap darurat selesai, kami fokus untuk peningkatan kesejahteraan warga korban erupsi Merapi,” katanya. Salim Segaf mengatakan, diharapkan para penerima bantuan Kube bisa memanfaatkan secara akuntabel dan bermanfaat sehingga, dalam beberapa waktu ke depan, bisa terlihat kesuksesan penerima bantuan tersebut.

“Pokoknya harus sukses dan jangan mudah menyerah, bantuan Kube ini harus akuntabel,” katanya. Jumlah bantuan Kube bagi warga Cangkringan ini sebesar Rp 1,26 milyar untuk 63 KUBE. Sehingga, masing-masing kelompok mendapatkan Rp20 juta.

Ditulis oleh Nurhadi

Selasa, 28 Juni 2011 12:51

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.