POHON TUMBANG MENIMPA RUMAH

Senin, 11 Juli 2016 Pukul 15.00 WIB terjadi pohon beringin/preh tumbang menimpa rumah milik Bapak Ambar (47 Th) dan Ibu Fitri (35 Th) di Blunyah Gede Rt 09 Rw 33 Sinduadi Mlati Sleman.

Pohon Tumbang Karena sudah rapuh dan tertiup angin kencang ini mengakibatkan rumah milik Bapak Ambar mengalami kerusakan dibagian rumah pokok dan dapur, pohon juga menimpa bagian dapur rumah Ibu Fitri yang berdampingan. Pohon tumbang juga menimpa 2 anak-anak yang sedang berada di rumah Bpk Ambar, beruntung hanya luka ringan.

Hingga Berita ini diturunkan pihak pemilik pohon belum bisa di konfirmasi, mengingat masih ada pohon tinggi yang lainya.
Penanganan dilakukan Oleh Warga, Komunitas dan Instansi Pemerintah dalah hal ini BPBD Kab. Sleman Memberikan 3 buah terpal untuk perlindungan sementara dan paket Pangan.

 

Merencanakan Orientasi sekolah di SSB SMAN 2 Ngaglik

Tanggal 18 Juli yang akan datang merupakan hari yang ditunggu – tunggu oleh semua anak yang menjadi siswa baru di berbagai jenjang pendidikan di mulai dari tingkat taman kanak – kanak (TK), SD, SMP, dan SMA, SMK. Ada hal yang baru dalam tahun ajaran 2016/2017 ini yaitu dengan adanya himbauan menteri pendidikan dan kebudayaan Bapak Anis Baswedan, antara lain orang tua siswa didorong untuk mengantarkan putra-putrinya ke sekolah untuk ikut serta mengenal budaya sekolah tempat anaknya belajar. Siswa barupun juga dikenalkan dan disambut dengan lagu yang bernuansa sekolah ramah anak yang mudah dinyanyikan oleh siapa saja.
Satu hal, SMA Negeri 2 Ngaglik, Sleman sebagai sekolah siaga bencana (SSB) yang baru saja dibentuk akan ikut dalam program visiting professor yang akan dihadiri oleh Prof.Sarwidi, PhD, MSCE yang juga sebagai ketua dewan penasehat BNPB RI. Hal yang istimewa ini Sang Professor akan memberikan kuliah umum bagi siswa baru dengan materi tentang kebencanaan kepada seluruh siswa baru dan pengurus OSIS di SMA tersebut. Ketika dikonfirmasi tentang program visiting professor, beliau menyatakan siap untuk memberikan materi kepada siswa baru di SMA Negeri 2 Ngaglik yang telah berkomitmen untuk menjadi Sekolah Siaga Bencana, semoga.

Rumah Joglo Hangus Terbakar

Kejadian kebakaran rumah joglo milik bapak Topan 50 tahun alamat Labasan pakem binangun pakem di karenakan konsleting listrik .Nasip naas di alami bapak Topan 50 tahun  pada hari rabu 6 juli 2016 jam 06.30 wib yang seharusnya merayakan hari raya Idul fitri harus mengalami syok dengan kejadian yang menimpa rumahnya , karena rumah miliknya yang terbakar di gunakan untuk usaha rumah makan .Menurut penuturan salah seorang warga yang mengetahui kejadian awalnya hanya terlihat kepulan asap yang semakin tebal berasal dari dalam rumah milik bapak Topan .Hanya selang beberapa lama api terlihat menjilat keluar semakin membesar membakar rumah milik korban .Warga yang mengetahui segera teriak minta bantuan warga yang lain yang akan persiapan melaksanakan sholat Id .Namun dengan alat seadanya tak mungkin bisa mengendalikan api yang semakin membesar .Warga yang lain  pun berusaha menghubungi pemadam kebakaran sleman untuk minta  bantuan selang 30 menit pemadam datang untuk berusaha memadamkan api .Karena api yang sudah besar hanya waktu tak lama  rumah milik korban semua hampir hangus tak tersisa  .Dengan cekatan tim pemadam sleman dan kota yang sudah merapat akhirnya berhasil mengusai api namun harta milik korban tak terselamatkan lagi.Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa kerugian materi di taksir sekitar 500 juta .

Komunitas Relawan Dirikan Pos Pantauan Lebaran

Pos pantau lebaran – Dalam rangka mendukung kenyaman para pemudik beberapa komunitas relawan mendirikan pos pantauan lebaran di sepanjang jalur yang di laluai para pemudik .Pos pantauan lebaran yang di dirikan Komunitas Relawan  menempati titik -titik rawan macet dan jalur menuju kawaan wisata sehingga sangat membantu para pengguna jalur saat terjadi kemacetan .Setidaknya di jalur alternatif arah ke solo dari tempel hingga jalan solo ada sekitar 7  pos pantuan lebaran .Untuk pos yang didirikan sebagian gabungan pemerintah setempat yang di wakili dari jajaran keamanan dan beberapa  organisasi.

1.Polsek setempat

2.Koramil

3.Komunitas Relawan di wilayah

4.PMI

5.Pramuka (Saka Bhayangkara )

Sehingga dapat saling melengkapi untuk melakukan pelayanan para pemakai jalur mudik yang melintas  .Fasilitas pos pantaun terpadu menyediakan beberapa layanan antara lain;

1.Pelayanan informasi

2.Pelayanan medis /PPGD

3.Tempat istirahat

dengan harapan  keberadaan pos pantau terpadu sangat mendukung kenyaman para pemudik untuk melintas di jalur -jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur perkotaan  .Untuk kelangsungan jalanya pos pantauan tak lepas dari biaya untuk menunjang segala kebutuhan  sehingga panitia mencari dana donatur dari pengusaha setempat untuk ikut berpastisipasi menyukseskan pos pantuan lebaran dengan memberikan bantuan dana.Untuk kegiatan ini para petugas di bagi menjadi 3 sif jaga sehingga 24 jam nonstop di pos stenbay,  untuk mengantisipasi sesuatu hal yang gak kita inginkan .Dari kemungkinan masih berpotensi  hujan lebat yang mengakibatkan pohon tumbang ,serta antisipasi adanya laka lantas ,dan lain sebagainya .Sehingga pemudik dapat memanfaatkan dari adanya pos pantauan lebaran ini karena semua pelayanan di pos tidak di pungut biaya .

Beberapa alternatif Base Camp Jeep Lava Tour Cangkringan

CANGKRINGAN – SLEMAN. Menghadapi musim libur lebaran 2016, Wisata Lava Tour Kecamatan Cangkringan berbenah diri, terutama cek kendaraan Jeep sebagai alat transportasi utama. Puluhan Base Camp ( tempat mangkal Jeep ) tersebar di sekitar 20 titik, sekitar 350 armada Jeep siap beroprasi melayani para wisatawan.
Beberapa Base Camp, bisa dijadikan alternatif pilihan bagi para wisatawan Lava Tour, diantaranya adalah:
IMG_1158
Base Camp Jip Adventure Of Merapi, tempat Pos Aju Grogol Umbulharjo .
IMG_1161
Base Camp MR. JAK, Kedung sriti Umbulharjo Cangkringan.

Belantara, Pangukrejo Umbulharjo.

Base Camp M L C C , pANGUKREJO uMBULHARJO.

Base Camp T L C M, Pangukrejo Umbulharjo.

Base Camp Belantara 2, Pangukrejo Umbulharjo.

Base Camp J W M, Pangukrejo Umbulharjo.

Grinata Adventure, Pangukrejo Umbulharjo.

Jeep Merapi Comunity, Pangukrejo Umbulharjo.

86 M J T C, Pangukrejo umbulharjo.

Base Camp JWM 2, Ngrangkah Umbulharjo.

Base Camp 86 Ngrangkah, Umbulharjo.

Base Camp Merapi Golf, Kepuharjo Cangkringan.

Base Camp Dusun Wisata Pentingsari, Umbulharjo.

Ada 3 Paket Wisata Jeep Lava Tour, yakni ;
1. Paket Pendek, waktu 1 – 1,5 jam Perjalanan dengan tarif Rp. 350.000,00
2. Paket Medium, waktu 2 – 2,5 jam Perjalanandengan tarif Rp. 450.000,00
3. Paket Loong, waktu 4 – 5 jam Perjalanan dengan tarif Rp. 550.000,00

MDMC Sleman, Bantuan untuk Longsor Kebumen

S L E M A N. Lembaga Bantuan Bencana Muhammadiyah Kabupaten Sleman / MDMC, pada hari Sabtu 2 Juli 2016 mengadakan bakti sosial bagi korban tanah longsor di Kebumen, Jawa Tengah.IMG-20160702-WA0021IMG-20160626-WA0006
Berangkat dari Kantor pusat PDM Niron Pendowoharjo jam 07.00 WB, dengan menggunakan 3 armada roda 4 langsung menuju Kabupaten Kebumen. Bantuan yang diberikan berupa Logistik / sembako, Parcel dan Kitchen set, rombongan sekitar jam 11.30 WB tiba di lokasi pengungsian. Selepas sholat dhuhur bantuan langsung diberikan kepada para pengungsi, kemudian rombongan diantar ke lokasi tanah longsor.IMG-20160702-WA0012
Selain ketua MDMC, rombongan juga diikuti oleh ketua PDA dan perwakilan dari PDM Sleman, setelah semua proses kegiatan selesai, rombongan sekitar jam 14.30 WB kembali ke Sleman.
Menurut wakil PDM Sleman, H Tuyahmin BA, “ Kami ikut ke Kebumen, mensuport temen-temen MDMC, dalam melakukan misi sosialnya, setelah bantuan ke Purworejo selesai langsung dalihkan di Kebumen, temen-temen masih ada sisa-sisa tenaga dan dana maka ya ini langsung direalisasikan ke saudara-saudara kita yang menjadi korban di Kebumen, semoga ini bermanfaat bagi yang menerima, terlebih Semoga Alloh MeridloiNYA “.

Dishub Sleman – Komunitas Relawan, Persiapan Bankom Lebaran

SARIHARJO – SLEMAN. Dinas Perhubungan Komunikaso dan Informasi Kabupaten Sleman, mengadakan pertemuan dengan beberapa Komunitas Relawan dalam rangka menghadapi musim mudik Lebaran tahun 2016.IMG_1152

Pertemuan dilaksanakan di Jalan Gito Gati Ngaglik, Sleman, diantara Komunitas Relawan yang hadir adalah, Turgo Asri, Peduli Merapi, SKSB, Cakra, Merapi Balerante dan PMI.
Menurut Kepala Dishub Kominfo Sleman Pak Agus “ Musim Mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan lebih ramai, karena bersamaan dengan musim liburan panjang anak sekolah, sehingga pengguna jalan akan padat, tempat-tempat wisata semakin ramai pengunjung, hal demikian harus kita antisipasi sedini mungkin, Instruksi Bapak Gubernur,” bantuan kepada para pemudik tahun ini harus lebih baik dibanding tahun lalu oleh karena itu harus disiapkan betul sebelumnya”. Maka saya minta bantuan teman-teman relawan untuk ikut berpartisipasi dalam giat ini, yakni dengan mengirim personilnya untuk ditempatkan di Pos-Pos Pantauan “.
Efektif Bankom akan dikakukan dari H -4 sampai H +3, untuk H -4 Pos Pantauan dipusatkan di Terminal Jombor, sedang H +3 Pos Pantau dipusatkan di Pakem.
Bantuan di Pos yang diberikan meliputi, Bantuan Komunikasi / Informasi, Pengaturan jalan bersama Polisi, Kesehatan bersama PMI. Kusus di H +3 penekanan Posko adalah Destinasi Wisata, ikut mengarahkan / menginformasikan ke jalur-jalur wisata kususnya di Sleman, sehingga pemudik yang berlibur terbantu dan merasa aman dan nyaman.
IMG_1154

Jembatan Pules Siap Di Lalui Jalur Mudik Lebaran 2016

Pules -Turi sleman Jembatan pules girikerto turi satu tahun yang lalu jebol karena tidak  mampu menahan derasnya banjir yang di akibatkan hujan lebat yang berdurasi lama sehingga mengakibatkan banjir  dan jembatan pules tak mampu menampung debet derasnya banjir yang mengakibatkan jembatan jebol. Jembatan pules merupakan jembatan yang menghubungkan wilayah kecamatan turi dan kecamatan pakem yang mana jembatan ini di laluai pemakai jalan sebagai jalur alternatif ke solo darin arah barat dan jalur alternatif ke magelang .Sehingga saat jembatan pules jebol jalur alternatif di dapat di lalui oleh pemakai jalan sehingga berdampak pada masyarakat wilayah turi ,pakem dan tentunya pemakai jalan yang akan melintas menuju ke solo ataupun ke magelang .Sehingga pasca jebolnya jembatan ini warga yang akan melintas wilyah ini harus memutar balik untuk mencari jalur lain yang tentunya akan semakin jauh yang berdampak jalur perkampungan di lalui kendaran besar dan tentunya jalan kampung akan mengalami kerusakan .Dengan kesiapan pemerintah jembatan pules di bangun kembali dengan anggaran yang besar pula sehingga pengerjaan dapat di kebut. Dengan ukuran lebih lebar  dari ukuran jembatan lama sehingga jembatan nantinya lebih nyaman di pakai saat berpapasan dengan pengendara yang lain .Sehingga pemakai jalan akan lebih nyaman .Pengerjaan jembatan saat ini sudah 90% tinggal finishing saja sehingga saat lebaran 2016 nanti sudah dapat di lalui sebagai jalur mudik sehingga pemakai jalan yang akan melintas pules tidak memutar lagi .Dan di harapkan dengan berfungsinya kembali jembatan pules akan kembali mendongkrak perokonomian warga masyarakat sepanjang turi yang mengandalkan jual salak pondok .Karena sepanjang jalan turi- pakem banyak warga yang berjualan salak di sepanjang jalan  .Sehingga saat  jembatan pules putus  warga yang menjajakan salah pondok di sepanjang jalan turi-pakem jadi sepi.Dengan berfungsinya kembali jembatan pules akan dapat mendongkrak kembali kegiatan perekonomian warga masyarakat turi-tempel .

Pelatian Penanganan Gawat Darurat Dan Bencana Bagi Masyarakat

Dinas kesehatan- Sleman mengadakan pelatian penanganan gawat darurat dan bencana bagi masyarakat kawasan rawan bencana di wilayah tempel .Untuk meningkatkan kapasitas warga masyarakat dinas kesehatan sleman menggelar pelatian bagi masyarakat tentang Penanganan Gawat Darurat dan Bencana  .Kegiatan ini di peruntukan untuk warga  masyarakat yang bermukim di wilayah kawasan rawan bencana .Materi yang di berikan kepada seluruh peserta tentang kebencanaan dan penangananya sehingga masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana memiliki kapasitas sehingga saat terjadi bencana akan siap dengan apa yang di lakukan .Pelatian ini di bagi beberapa gelombang untuk gelombang pertama di laksanakan di kecamatan tempel yang menempati di lokasi puskesmas tempel 2 .Pelatian ini  di ikuti 50 orang peserta dari perwakilan masing desa dan relawan setempat di wilayah tempel.waktu pelaksanan hari selasa -rabu tanggal 27-28 juni 2016 .Materi yang di sampaikan panitia antara lain

1.Kebijakan pemerintah kabupaten sleman tentang penanggulangan bencana.

2.Cara penggunaan alat komunikasi dan perawatan

3.Simulasi penanganan kebakaran .

4.Praktek PPGD

Pelatian yang di laksanakan  selama 2 hari peserta mendapatkan  materi secara teori dan praktek sehingga masyarakat benar -benar mampu melakukan sesuatu saat terjadi bencana .materi hari pertama  pertama masyarakatkan di perkenalkan tentang jenis bencana  dan mitigasi bencana yang di sampaikan dari BPBD sleman .Materi kedua pengenalan alat komunikasi ,cara penggunaanya serta cara perawatanya .Materi ketiga masyarakatakan di perkenalkan tentang penanganan kebakaran serta mempraktekan bagaimana memadamkan api yang masih bisa di kendalikan sehingga tidak merambat luas materi ini di sampaikan oleh Tim pemadam kebakaran  kabupaten sleman .Dan untuk materi hari kedua adalah tentang penanganan PPGD yang di sampaikan oleh poltekes jogjakarta dan dalam materi ini peserta di berikan tentang kegawat daruratan dan penanganannya .Dalam materi ini di bagi  di  beberapa sesen  antara lain ,RJP,penanganan patah tulang ,serta evakuasi korban.  Sehingga peserta nantinya mampu mensosialisasikan kegiatan ini di masyarakat sehingga masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana tidak panik saat terjadi bencana .Dan mampu memberikan penanganan kepada warga lain yang membutuhkan pertolongan pertama saat mengalami fase bahaya yang mengacam jiwa .Pelatian yang di laksanakan selama 2 hari seluruh peserta mengikuti dengan penuh antusias sehingga materi yang di berikan dapat terserap terbukti seluruh peserta mampu mempraktekan materi yang di sampaikan .Dan setelah kegiatan ini di laksanakan di harapkan seluruh peserta untuk mengembangkan sebagai tindak lanjut dari kegiatan di masyarakat masing-masing.

 

 

Kunjungan BPBD Kutai Timur ke Destana Argomulyo Cangkringan

ARGOMULYO – CANGKRINGAN. Pada hari Jum’at 24 Juni 2016, BPBD Kabupaten Kutai Timur Propinsi Kalimantan, mengadakan kunjungan ke Destana Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, maksud dan tujuannya adalah untuk silaturohmi dan bertukar pikiran perihal Desa Tangguh Bencana.IMG_1130
BPBD Kutai Timur dipimpin oleh Bp Ahmad Junaedi beserta Bidang Administrasi dan Bendahara, sedang dari Destana Argomulyo terdiri dari Kades beserta jajarannya dan 20 orang mewakili FPRB tim Destana, BPBD Sleman diwakili Pak Joko.
Dalam pertemuan tersebut dilakukan sarasehan dan dialog tentang Destana, BPBD Kutai Timur minta penjelasan tentang proses penyelenggaraan Desa Tangguh Bencana, dari asal mula sebelum sampai terbentuknya Destana dan administrasi penyelenggaraan Destana.
Pemaparan dan penjelasan Destana Argomulyo disampaikan oleh Pak Priyono, mewakili tim Destana, materi diuraikan secara global dan singkat dari proses awal sampai terbentuknya Destana ( terbentuknya FPRB, Unit Laks, dokumen Rencon ).
Dari hasil pemaparan, ternyata ada beberapa hal yang berbeda di Kutai Timur, misalnya kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana masih kurang, kapasitas masih kurang, para pegiat kebencanaan masih minim.IMG_1136
Menurut Pak Ahmad Junaedi “ Kunjungan ini penting bagi kami yang ada di Kutai, walau jenis bencananya berbeda dengan yang ada di sini (red. Merapi). Karena program ke depan kami akan membuat Destana-Destana di tempat kami, sehingga hal ini dapat menambah referensi kami di Kutai nanti pada waktu pembuatan Destana berikut Renkonnya, permohonan kami jika diperkenankan, mungkin silaturohmi tidak hanya sekali ini saja, mungkin diwaktu lain kami mengajak Kepala-kepala Desa untuk berkunjung lagi ke Desa Argomulyo”.
Acara tersebut berjalan lancar, namun karena terbatasnya waktu karena pas hari Jum’at, maka kupasan materi tidak bisa dipaparkan secara detail dan hanya pokok-pokoknya saja.