PENATAAN PAPAN IKLAN KAPAN MAU DITERTIBKAN ?

Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat saat ini tentu diperlukan penghati hati agar tidak lagi terjadi korban bencana akibat ulah manusia yang menyebabkan kecelakaan atau bencana bagi orang lain.
Menurut pengamatan penulis, dan beberapa orang yang dijumpai untuk diminta pendapatnya ternyata mereka juga muncul kekhawatiran di benaknya tentang penataan papan iklan “super jumbo” yang menjorok ke tengah jalan protokol tanpa mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan seandainya sewaktu waktu terjadi angin kencang seperti yang pernah terjadi pada tahun lalu.

Secara kasat mata papan iklan yang besar besar dapat dijumpai di sepanjang jl. Kaliurang di Utara kampus UGM sampai Pakem dan sekitarnya. Kawasan yang lain dapat dengan mudah dijumpai pula di sepanjang jalan Palagan Tentara Pelajar, jalan Magelang sampai perbatasan DIY – Jawa Tengah.
Kekhawatiran ambruknya papan iklan bukan tanpa alasan, robohnya Jembatan penyeberangan orang (JPO) di jakarta kemarin ternyata juga karena tidak kuat menyangga beban papan iklan yang tidak kuat menahan terpaan angin yang begitu kuatnya.
Semoga penertiban papan iklan ini segera mendapatkan respon positif sebelum menelan korban lebih lanjut.

KEJADIAN PETIR DI AWAL MUSIM PENGHUJAN 2016

Petugas BPBD menyerahkan bantuan terpal kepada korban, Mugiyatno

PUSDALOPS, Minggu 25 September 2016 sebuah laporan masuk adanya rumah yang tersambar petir di wilayah Beran, Tridadi, Sleman, tepatnya di Beran Kidul RT 05/29. Rumah pemilik atas nama bapak Mugiyanto (55 th),  sore WIB 24 September  2016 sekitar pukul 17:30 peristiwa  tersebut terjadi seiring cuaca saat itu mendung tebal di wilayah Sleman pada saat itu.

Kejadian tersebut telah  di prediksi BMKG Yogyakarta sebelumnya  dengan  merilis Peringatan Dini Cuaca DIY  tanggal 24 September tentang Wilayah Sleman terjadi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada pukul 13 : 20 WIB  Dan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga pukul 17:00 WIB.

Kerusakan yang ditimbulkan akibat dampak petir di rumah tersebut  yaitu kerusakan pada instalasi listrik dan kira kira 50 (lima puluh ) biji genting pecah. Penanganan kerusakan segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait (PLN)  dan BPBD Sleman memberikan bantuan berupa satu lembar terpal kepada korban. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. (den)

Desa Bimomartani Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman, Dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana

BIMOMARTANI – NGEMPLAK. Hari Jum’at tanggal 23 September 2016, Desa Bimomartani Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman, dikukuhkan menjadi Kampung Siaga Bencana ( KSB ).
Sebelum pengukuhan telah dilaksanakan beberapa kegiatan, Sosialisai dan Koordinasi, Pelatihan, Gladi kotor dan Simulasi. Peserta dalam kegiatan-kegiatan tersebut meliputi, seluruh potensi Penggiat Kebencanaan yang ada di Desa tersebut. 2 Hari untuk kegiatan Pelatihan dan Gladi Kotor, peserta menerima materi tiori, kususnya yang berkenaan dengan tugas dan wewenang Desa Penyangga dari nara sumber Instansi terlkait dan hari ketiga dilaksanakan Simulasi.
Simulasi kebencanaan dilakukan di Lapangan Banjarharjo Desa setempat, dengan peserta, Perangkat Desa Bimomartani, Mupika Kecamatan Ngemplak, Perwakilan masyarakat sebagai warga terdampak, Tim KSB, Komunitas Relawan setempat. Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Kemensos Pusat, Kepala Dinsos DIY, Wabup Kabupaten Sleman, Dinsos Sleman, BPBD Sleman, Tagana Sleman.

Orientasi Kepalangmerahan dan Pelatihan Pertolongan Pertama Bagi Relawan PMI dan Komunitas

CANGKRINGAN – SLEMAN. Bertempat di Pendopo Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, PMI Sleman hari Sabtu dan Minggu, 24 dan 25 September 2016, mengadakan Pelatihan Yang bertajuk “ Orientasi Kepalangmerahan dan Pelatihan Pertolongan Pertama Bagi Relawan PMI dan Komunitas “.

IMG_2260

Acara tersebut diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun PMI yang ke 71, di samping agenda yang lain, seperti Bina PMR, PPGD Sekolah Sehat, Bakti Kemah dll.
Peserta Orientasi terdiri dari, Pengurus dan Relawan PMI Kecamatan Cangkringan, Ngemplak dan Kalasan, Perwakilan Komunitas Relawan SKSB, AMC dan KSM, beberapa LSM. Selama 2 hari para peserta akan menerima materi tiori dan praktek lapangan, dengan nara sumber dari Instansi terkait.

IMG_2262

Adapun diantara tujuan Orientasi adalah, Pengenalan fisi dan misi, Kelembagaan, Tugas PMI dan penambahan personil Relawan PMI Sleman.

Misi Kemanusiaan MDMC Kabupaten Sleman ke Korban Banjir Bandang Garut Jabar

S L E M A N. Lembaga Penanggulangan Bencana ( LPB ) / MDMC Kabupaten Sleman hari Kamis dan Jum’at, mengadakan bakti sosial di Kabupaten Garut Jabar, yang dituju adalah korban banjir bandang yang terjadi hari selasa malam kemarin.

IMG-20160923-WA0013[1]

Rombongan berangkat dari kantor PDM Pendowoharjo Sleman langsung dipimpin oleh ketuanya M Fauzan, dengan membawa bantuan berupa logistik, pakaian anak-anak / dewasa, air mineral dan sejumlah dana yang terkumpul dari PDM, PDA dan donatur.

IMG-20160923-WA0010[1]

Sesampai di Garut, rombongan menuju ke Posko Penanganan Pengungsi dan langsung bantuan disampaikan. Kemudian rombongan diantar ketempat musibah banjir bandang / rumah-rumah yang perlu dibersihkan karena lumpur, dan berbaur dengan relawan lainnya bau-membau membersihkan tempat tersebut, dan Sabtu dini hari rombongan balik kanan pulang, sampai di Sleman dengan selamat.

IMG-20160923-WA0012[1]

Kejadian angin kencang sore ini

Salah satu  pohon tumbang  di Pangukan
Salah satu pohon tumbang di Pangukan

PUSDALOPS. Jum’at  23 September 2016 diawali dengan peringatan dini cuaca DIY bahwa pada pukul 14:40 WIB wilayah Sleman bagian selatan berpotensi  hujan  lebat disertai angin kencang pada pukul 15:00 WIB. Pusdalops Sleman menerima laporan awal dari relawan adanya pohon tumbang di wilayah  sekitar Pangukan, Tridadi,  Sleman.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti TRC BPBD Sleman untuk menyisir sekitar wilayah terdampak,  dari hasil  assessment lapangan kejadian ada di beberapa titik lokasi kejadian pohon tumbang sebagian besar terjadi di wilayah kecamatan Mlati, antara lain di Jongke Sinduadi  Mlati, Cibukan, Tundan Sumberadi  Mlati, Sanggrahan, Warak Tlogoadi Mlati. Jaban, Pangukan Tridadi Sleman, Sawahan Margomulyo Seyegan,  sebagian besar menimpa jaringan listrik dan ada beberapa  rumah warga terdampak.

Hingga berita ini diturunkan TRC BPBD Sleman , SAR POLDA , SARSATLINMAS dan komunitas relawan masih melakukan penanganan di lapangan, kerusakan yang ditimbulkan sampai saat ini belum bisa di kalkulasi. Bantuan darurat berupa terpal sebagian telah di salurkan kepada korban terdampak. Dari kejadian angin kencang sore hari ini nihil korban jiwa. (den )

Pohon Pereh Diameter 6m Tumbang Menimpa Makam

Klangkapan -Seyegan Hujan deras yang di sertai angin kencang mengakibatkan pohon pereh berdiameter 6meter tumbang menimpa pemakaman di dusun Klangkapan 1 margo luweh seyegan sleman .Menurut keterangan warga dusun setempat mengunkapkan bahwa pada hari selasa tanggal 20 september 2016 jam 20 .00 wib terjadi hujan cukup deras  yang di sertai angin sedang sekitar pukul pukul 23 .00 wib terdengar suara gemuruh di sekitar makam .Setelah hujan reda warga meninjau asal suara teryata pohon pereh berdiameter 6meter telah tumbang menimpa pemekaman kampung  dan sebagian ranting menimpa jaringan listrik sehingga listrik padam .Setelah pagi harinya di lakukan pemotongan pohon oleh warga masyarakat dengan di dukung alat dan personil BPBD, TRC, KOMREL Sleman .Pengondisian di lakukan pukul jam 08 00 wib secara bahu membahu dan selesai jam 14 .00 wib siang .Di tempat lain di SD Pendekan margo dadi rumpun bambu roboh menimpa jaringan listrik  hingga mengganggu akses jalan kampung  sehinga  tidak dapat di lalui dan di kondisikan KOMREL dan Masyarakat setempat .PLN yang sudah menerima laporan dari masyarakat pun di siangnya langsung melakukan perbaikan jaringan di dua tempat yang berbeda di klangkapan dan pendekan sehingga listrik yang padam sudah di maanfaatkan kembali oleh masyakat .Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Angin kencang di lereng Merapi

Atap rusak di Masjid Mujahidin Sidorejo Cangkringan
Atap rusak di Masjid Mujahidin Sidorejo Cangkringan

PUSDALOPS. Kamis, 22 September 2016 siang, hujan disertai angin kencang terjadi di wilayah lereng selatan Merapi. Kejadian tersebut berlangsung  beberapa menit bersamaan dengan awal turunnya hujan .

Laporan yang kami terima dari lapangan, angin kencang tak tentu arah terjadi di wilayah sekitar Tlogoputri Kaliurang, akibatnya sebuah pohon jenis sengon diameter 20 cm tumbang  menimpa jaringan listrik di Kaliurang Timur RT 02/14, Hargobinangun Pakem. Pusdalops Sleman segera berkoordinasi dengan pihak terkait (PLN) untuk segera melakukan pemadaman. Kejadian tersebut segera ditangani oleh petugas PLN, TRC BPBD Sleman serta SARSATLINMAS Kaliurang untuk melakukan pemotongan pohon, sehubungan pal listrik tersebut dekat dengan salah satu rumah warga.

Bersamaan dengan itu sebatang pohon sengon dengan diameter 40 cm juga tumbang, kali ini menimpa masjid  Mujahidin  Sidorejo Cangkringan, kerusakan terjadi pada atap, sebagian genting dan plafon pecah. Segera setelah hujan reda warga Sidorejo melakukan pembenahan masjid tersebut. Dari dua kejadian tersebut nihil korban jiwa.(den)

Curah hujan 2016 dan Peringatan dini cuaca wilayah Sleman

Curah hujan Oktober 2016
Curah hujan  DIY Oktober 2016

PUSDALOPS, Pada akhir-akhir ini BMKG Stasiun Iklim Yogyakarta hampir tiap hari telah merilis peringatan dini cuaca wilayah DIY Sleman khususnya, hal ini telah menandai awal musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Namun yang perlu kita cermati frekwensi munculnya rilis peringatan dini ini cukup sering, artinya adalah potensi  efek  klimatologi  harus lebih kita cermati.

Data yang baru saja kami terima dari Stasiun Iklim BMKG Yogyakarta bahwa, pada bulan Oktober prakiraan curah hujan di sebagian besar wilayah Sleman  berkisar 301-500 mm angka ini menunjukkan kategori  curah hujan tinggi.

Prakiraan curah hujan bulan November  2016 Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berkisar  210-500 mm (menengah s/d tinggi), lain halnya dengan  Kabupaten Sleman pada pada wilayah Turi dan Pakem bagian Selatan curah hujan diprakirakan akan sangat tinggi yaitu di atas 500 mm. Prakiraan curah hujan pada bulan Desember 2016 Wilayah DIY berkisar 301 – diatas 500 mm kecuali pada sebagian wilayah Bantul, hujan DIY bulan Desember 2016 di atas normal.

 Dari data  di atas kita dapat mencermati, bahwa sebagian  wilayah kabupaten Sleman mulai bulan Oktober akan mendapatkan curah hujan yang  tinggi dan akan meluas ke sebagian besar wilayah pada bulan selanjutnya. Pada wilayah  Turi dan Pakem bagian selatan tentu akan lebih intens dalam  pengamatan harian, mengingat data kejadian bencana  pada bulan April 2015 yang lalu juga curah hujan yang sangat tinggi pada wilayah tersebut telah mengakibatkan rusaknya sejumlah infrastruktur  di wilayah Pakem dan Turi bagian selatan. (den)

WASPADAI MUSIM PANCAROBA

Akibat Hujan deras pada Selasa, 20 september 2016, di Masjid Al-Azhar Jetisan Hargobinangun Pakem Sleman, Talot pondasi parkiran longsor disertai 2 motor yg diparkir saat sholat Isak. kejadian diakibatkan saluran irigasi yg tersumbat, akibatnya air masuk dihalaman masjid hingga talot pondasi tak mampu menahan. beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material ditaksirkan mencapai jutaan rupiah.

Masih dihari yg sama diwilayah klangkapan Margoluwih Sayegan Sleman, Pohon Beringin tumbang menimpa makam setempat, Pohon dengan diameter lebih dari 70 cm akibat hujan disertai angin dan sudah rapuh. Hingga berita ini diturunkan proses pemotongan masih berlangsung yg dilakukan oleh Koramil, TRC Sleman, komunitas dan Warga setempat.