Kearifan Posko Pantau Merapi Glagaharjo Bagi Relawan


Ronda malam Posko Glagaharjo

GLAGAHARJO – CANGKRINGAN. Seiring dengan meningkatnya aktivitas merapi yg ditandai dengan luncuran lava pijar yg makin inten, Komunitas – komunitas pegiat kebencanaan mulai aktif melakukan giat mitigasi, terutama di malam hari, salah satunya adalah piket ronda malam.

Seperti di desa Glagaharjo Cangkringan, Posko didirikan di Lapangan Stiper berjarak sekitar 5,2 km dari merapi.
Hampir setiap malam selalu dipenuhi petugas jaga dari Komrel KSM, Pemdes Glagaharjo dan warga, semakin banyak lagi ketika ada relawan dan masyarakat bawah yg sambang silaturohim ke Pos.

Komrel yg datang sedikit mensuport giat ronda malam disamping keingintauan merapi secara dekat di malam hari.

Ditemui secara terpisah salah seorang pengurus KSM, Bang Kromo mengatakan:

” Harapan temen – temen atas sini, ketika temen relawan di malam hari naik ke Glagah, ada beberapa hal yg harus difahami ( ini kesepakatan tak tertulus kami – kami ), yakni :
1. Lengkapi diri dg APD secukupnya.
2. Bersepeda motor sendiri ( jw tidak boncengan ).
3. Jika pakai mobil usahakan kondisi kosong penumpang.
4. Tau rambu / arah jalur evakuasi menuju ke titik aman.
5. Tidak bising, gaduh, riuh tapi tetap tenang.
6. Jika mendapati foto situasi gunung tidak cepat meng aploud di medsos yg bisa menciptakan kepanikan warga.
7. Ada koordinasi dg Posko untuk menjaga hal – hal yg riskan ( misal diketahui keberadaannya, tidak dicurigai warga dsb ).
Itu semua harapan kami jika terjadi sesuatu yg tidak kita inginkan, teman – teman bisa membantu, misal sepeda / mobil bisa ikut mengangkut warga “.

Lebih lanjut dia katakan, ” Mohon maaf itu semua bukan berarti kita membatasi ruang gerak rekan – rekan relawan, hanya demi baiknya untuk keselamatan kita semua “.