Kasi Gunung Merapi, BPPTKG Tak Miliki Data Monitoring Pergerakan Magma Merapi
Penjelasan DR Agus Budi Santoso, Kepala Seksi gunung merapi BPPTKG Jogja, ” Balai tak miliki data monitoring pergerakan magma, tapi melakukan pemantauan berdasarkan referensi fenomena. “.
Pemantauan pergerakan magma, sebelum & sesudah erupsi 2010, memakai metode yg berbeda.
Sebelum erupsi 2010 memakai metode konvensional yakni dg alat electronik distance measurement, hanya melihat satu sektor & pengukur jarak & pos pengamatan.
Sedang saat ini, menggunakan pendekatan seismik, yg dapat mengetahui perubahan posisi hiposentrum gempa VT, dengan cara memasang 7 GPS di sekeliling gunung merapi & 1 di balai. Vektor 3 dimensi / arah & besar pergerakan dimungkinkan dapat dihitung.
Tambah Agus, ketika magma sudah berjalan naik barulah bisa didapatkan interpretasi yg baru.

