Perlukah Segera Dibuat Protap Letusan Freatik ?
MERAPI – CANGKRINGAN. Paska erupsi merapi 2010, letusan demi letusan terus terjadi, oleh BPPTKG Jogja diidentifikasikan sebagai Letusan Freatik.
Letusan minor non magmatik, radius bahaya di zona 3 KM dari puncak, dan dampak bagi warga hanya hujan abu.
Namun trauma warga masih cukup tinggi, ditambah adanya suara gemuruh dihampir setiap letusan, warga banyak yg turun mengungsi di barak pengungsian.
Padahal SOP / Protap yg sudah dibuat, kusus pengungsian, baru dilakukan ketika status merapi memasuki status Siaga.
Dengan demikuan Protap yg sudah dibuat, beberapa bagian tidak relevan dengan kondisi yg terjadi di lapangan.
Pertanyaannta, ” Perlukah segera dirancang / dibuat Protap / SOP baru, tentang letusan freatik ini “.
