Dilema Pemakaian Dana Kedaruratan & Kondisi Di Lapangan

ARGOMULYO – CANGKRINGAN. Pengalaman di lapangan, dalam penangan Penanggulangan Bencana Gunung Merapi, di bulan Mei 2018 ini, ditemukan permasalahan yg cukup mendasar.

Diantaranya yakni, dari segi dana yg dibutuhkan, terutama di tingkat desa.
Contoh di masa status waspada bahkan masih status normal, sudah banyak pengungsi yg ke barak, karena pilihan warga dg alasan keamanan & kenyamanan.

Oleh karena itu, mau tidak mau Pemerintah Desa harus mengurusinya, makan minum & keperluan lainnya. Maka sekecil apapun pasti desa harus menyediakan dana.

Tapi ironisnya kebanyakan di RPJMDES, dana untuk itu tidak berbunyi, hanya dana Kedaruratan, dan dana ini sesuai aturan, belum bisa dipakai sebelum ada penetapan Masa Tabggap Darurat.

Maka Desa mengalami kebingungan, kecuali kalau ada dana talangan dari pihak lain.

Letusan freatik merupakan hal baru dlm penanganan bencana, SOP yg dibuat banyak yg tidak cocok dg rialita di lapangan.
Smoga hal dana ada kebijakan baru, endingnya warga yg mengungsi merasa aman nyaman.