DR Agus Budi Santoso, Letusan Freatik Sulit Dideteksi
BPPTKG – JOGJA. Letusan Merapi tanggal 11 Mei 2018 belum dapat dideteksi, kata DR Agus Budi Santoso ( Kepala seksi Gunung Merapi BPPTKG ), dalam acara ” Ngopi bareng Kupas Tuntas Erupsi Freatik Merapi ” di Aula BPPTKG Jogja, hari Minggu 20 Mei 2018.
Lebih dari 10 jenis analisa dikaji oleh DR Agus, namun tidak menunjukkan adanya precursor, analisa tsb meliputi :
– Data Seismik, Seismisitas
– Data Seismik Hiposenter.
– Energi VT & MP.
– RSDM.
– Seismogram.
– Data Teilt meter.
– Teilt Meter Model Tekanan.
– Data Boseline GPS.
– GPS Sumber Tekanan.
– Data EDM.
– Data Geokimia.
– Analisa Isotop.
– Data Termal.
– Data Termal Puncak.
Menurutnya, letusan 11 Mei kemarin termasuk dalam letusan minor non magmatik / freatik dengan VEI sekitar 1.
Acara yg dihadiri oleh unsur-unsur penggiat kebencanaan, dari Komrel Sleman, Komrel Bale rante, Deles, Cangkringan, Pakem, Turi, Mahasiswa, TRC Sleman dan LSM tsb, sebagai upaya pemaham
an kepada para penggiat kebencanaan tentang seluk beluk Letusan Freatik.
PRnya adalah, merencanakan model mitigasi baru yg berhubungan dengan letusan freatik.
Acara ditutup dengan diskusi, namun karena keburu waktu berbuka puasa, diskusi tidak maksimal.
