Si Jawah mulai aktif kembali

PAKEM. 25 Februari 2017 Dari hasil konfirmasi dengan Balai Sabo seiring curah hujan yang masih tinggi di wilayah Sleman terkait dengan aliran sungai baik yang dari Merapi maupun pada seputar lereng, Balai Sabo kembali mengaktivasi radar cuaca doppler, Si Jawah.
Dari data real time yang ditampilkan cukup membantu petugas melakukan observasi harian cuaca di samping dari BMKG. Wilayah mana yang saat itu akan berpotensi hujan dapat kita baca, dari tool yang ada kita dapat melihat ketinggian awan hujan antara 1 sampai 3 km dari permukaaan bumi. Selain beberapa link maupun streamline angin
Radar ini sebetulnya perangkat warning padu padan dengan Telemetry Merapi yang saat ini tengah mengalami gangguan teknis Fungsi untuk observasi pra hujan dan selanjutnya sampai hujan terjadi dan peringatan dini banjir lahar hujan di rilis.(den)