CANDI MORANGAN TERPENDAM LAHAR YANG TELAH MEMBEKU (2)

Ngemplak, Sungguh erupsi besar gunung Merapi memang spektakuler sehingga tidak hanya bangunan yang musnah, candi terpendam material letusan, bahkan Kerajaan Mataram Kuno (Hindu) harus meminhakan kerajaannya ke Jawa Timur. Candi yang secara astronomis berada di titik koordinat 49 UTM X :0441494 dan Y : 9150512 terpendam karena luapan lahar dari sungai Gendol. Runtuhnya candi  Morangan tidak lepas dari aktifitas Merapi, terbukti kondisi tanah di sekitar Candi terdiri atas bebatuan dan pasir yang merupakan bagian dari material vulkanik pada masanya.

Bangunan candi terdiri dari candi induk dan candi Perwara yang semuanya berbahan batu andesit . Candi induk menghadap ke Barat , berbilik satu dan berdenah bujur sangkar berukuran 7,95 m x 7,95 m serta mempunyai selasar selebar 90 cm. Profil canditerdiri dari atas sisi genta, belahrotan, bingkai persegi,serta takuk ganda. Secara lengkap  candi induk terdiri dari alas kaki,tubuh candidan atap candi. Pembagian  tersebut dalamagama Hindu melambangkan tiga alam, yaitu Bhurloka,Bhuvarloka, dan Svarloka. Candi ini mempunyai banyak relief yang dipahatkan pada batang kaki maupun pada batang tubuh candi, terletak pada perbingkaian  atas dan perbingkaian bawah. Pahatan relief Morangan terdiri atas binatang seperti kera, gajah, kijang, kelinci,singa, dan burung. (bersambung).

Foto : Sebagian relief Candi Morangan, Sindumartani, Ngemplak.