MENGUAK CANDI MORANGAN SINDUMARTANI, UNIK TAPI TERBENGKALAI (1)
Kapanewon Ngemplak, Candi Morangan adalah salah satu saksi sejarah bertubuhnya kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengan dan sekitarnya. Candi ini berdiri sekitar abad ke 9 atau ke 10 Masehi kemungkinan dibangun hampir bersamaan dengan candi Prambanan.
Candi berlokasi di dusun Morangan, Kalurahan Sindumartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya cukup unik yaitu sekitar 300 meter dari bibir sungai Gendol yang merupakan aliran sungai yang berhulu di lereng Gunung Merapi. Dari pengamatan, candi ini terkubur di kedalaman sekitar 2,5m – 6,5m dari permukaan tanah. Ekskavasi sempat dilakukan pada tahun 1937 namun tidak dilanjutkan karena adanya rembesan air tanah. Pemugaran dan rekonstruksi telah dilakukan beberapa tahap, termasuk pada tahun 1982 dan dilanjutkan tahun 2006 – tahun 2010. Dari bebatuan yang ditemukan tampak ornamen tatahan batu yang sempurna dan unik yang banyak menedukasi tentang proses hidup manusia, meski tidak lengkap tapi gambaran kesempunaan dalam tatahan batu candi tampak halus,dan indah. Kemungkinan juga ada beberapa arca yang hilang karena kurangnya pengawasan. Dari lapisan tanah yang menimbun candi Morangan dulunya adalah material panas sehingga kegiatan ekskavasi mengalami kesulitan karena kerasnya material bekas lava yang membatu. (bersambung).
Keterangan Foto : Batuan Candi, Ornamen Candi yang unik, dan lapisan lava beku yang mengunci batu candi.



