MIS NU Margokaton Gelar Simulasi Gempa Bumi

    Para siswa saat berlari keluar jelas saat mengikuti simulasi gempa bumi di MIS Margokaton Seyegan

Seyegan – MIS NU Margokaton menggelar mitigasi bencana gempa bumi pada selasa, 18 November 2025 jam 09.30 wib. Mitigasi melibatkan seluruh siswa MIS Margokaton dan guru serta karyawan semua terlibat dalam proses simulasi gempa bumi tersebut sedang pemateri dari unsur LPBI NU Sleman yang berjumlah 4 orang. Acara kegiatan penanggulangan bencana ini di mulai dengan 2 materi sedang materi pertama teori dengan penjelasan tentang jenis-jenis bencana yang berpotensi di kabupaten Sleman. Sedang materi ke dua seluruh peserta mengikuti simulasi mitigasi gempa bumi dengan skenario adanya gempa bumi saat proses belajar mengajar. Sedang materi kelas seluruh peserta mitigasi mendapat pengarahan dan penjelasan tentang pencerahan yang berpotensi di Kabupaten Sleman. Salah satunya adalah gempa bumi seluruh peta diberikan penjelasan bagaimana lakon penyelamatan diri saat terjadi gempa. Antara lain dengan berlindung di kolong meja atau menutup kepala dengan debu maupun tas yang ada di dalam kelas juga disarankan untuk menjauhi bagian lemari maupun jendela yang rawan gempa. Selanjutnya peserta juga diajak bernyanyi bersama dengan tema bila terjadi gempa anak-anak coba pantas hias mengikuti kegiatan tersebut dengan lihat gembira sehingga mereka mampu memahami dan sedikit dapat pasangkan apa yang jadi peran mereka saat terjadi gempa di saat proses belajar mengajar. Selanjutnya setelah selesai materi di ruang selesai peserta di percetakan untuk memasuki masing-masing kelas untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Selanjutnya Setelah semua dirasa siapkan simulasi maka salah satu grup membunyikan sirine sebagai tanda simulasi dimulai dengan adanya tempat Setelah sirine dibunyikan seluruh peserta simulasi melakukan penyelamatan diri dengan masuk di kolom meja maupun menutupi bagian kepala dengan tas yang mereka bawa. Setelah sirna berhenti selanjutnya mereka dikerjakan untuk kelelahan keluar dari kelas dan menuju ke titik kumpul yang berada di tengah lapangan dengan berbaris sesuai dengan kelasnya masing-masing. Setelah itu guru melakukan absen pada selepas masing-masing kelas untuk memastikan semua sudah berada di luar kelas untuk menyelamatkan diri sebagai artis cantik bila terjadi gempa susulan. Telah dilakukan pengecekan tenaga salah satu siswa belum bisa keluar karena kaki terkilir saat melakukan penyelamatan saat terjadi gempa selanjutnya salah satu guru memeriksa kelas dan menjemput serta tersebut untuk dibawa ke luar lapangan untuk di lakukan pengobatan. Setelah dirasa semua sudah berkumpul dan diabsen maka hanya diberikan pengarahan oleh guru kurikulum dan selanjutnya untuk masuk kelas mengikuti belajar mengajar kembali dan simulasi mitigasi gempa bumi di nyatakan selesai.