Jembatan Pules Siap Di Lalui Jalur Mudik Lebaran 2016
Pules -Turi sleman Jembatan pules girikerto turi satu tahun yang lalu jebol karena tidak mampu menahan derasnya banjir yang di akibatkan hujan lebat yang berdurasi lama sehingga mengakibatkan banjir dan jembatan pules tak mampu menampung debet derasnya banjir yang mengakibatkan jembatan jebol. Jembatan pules merupakan jembatan yang menghubungkan wilayah kecamatan turi dan kecamatan pakem yang mana jembatan ini di laluai pemakai jalan sebagai jalur alternatif ke solo darin arah barat dan jalur alternatif ke magelang .Sehingga saat jembatan pules jebol jalur alternatif di dapat di lalui oleh pemakai jalan sehingga berdampak pada masyarakat wilayah turi ,pakem dan tentunya pemakai jalan yang akan melintas menuju ke solo ataupun ke magelang .Sehingga pasca jebolnya jembatan ini warga yang akan melintas wilyah ini harus memutar balik untuk mencari jalur lain yang tentunya akan semakin jauh yang berdampak jalur perkampungan di lalui kendaran besar dan tentunya jalan kampung akan mengalami kerusakan .Dengan kesiapan pemerintah jembatan pules di bangun kembali dengan anggaran yang besar pula sehingga pengerjaan dapat di kebut. Dengan ukuran lebih lebar dari ukuran jembatan lama sehingga jembatan nantinya lebih nyaman di pakai saat berpapasan dengan pengendara yang lain .Sehingga pemakai jalan akan lebih nyaman .Pengerjaan jembatan saat ini sudah 90% tinggal finishing saja sehingga saat lebaran 2016 nanti sudah dapat di lalui sebagai jalur mudik sehingga pemakai jalan yang akan melintas pules tidak memutar lagi .Dan di harapkan dengan berfungsinya kembali jembatan pules akan kembali mendongkrak perokonomian warga masyarakat sepanjang turi yang mengandalkan jual salak pondok .Karena sepanjang jalan turi- pakem banyak warga yang berjualan salak di sepanjang jalan .Sehingga saat jembatan pules putus warga yang menjajakan salah pondok di sepanjang jalan turi-pakem jadi sepi.Dengan berfungsinya kembali jembatan pules akan dapat mendongkrak kembali kegiatan perekonomian warga masyarakat turi-tempel .