Pelatian Penanganan Gawat Darurat Dan Bencana Bagi Masyarakat
Dinas kesehatan- Sleman mengadakan pelatian penanganan gawat darurat dan bencana bagi masyarakat kawasan rawan bencana di wilayah tempel .Untuk meningkatkan kapasitas warga masyarakat dinas kesehatan sleman menggelar pelatian bagi masyarakat tentang Penanganan Gawat Darurat dan Bencana .Kegiatan ini di peruntukan untuk warga masyarakat yang bermukim di wilayah kawasan rawan bencana .Materi yang di berikan kepada seluruh peserta tentang kebencanaan dan penangananya sehingga masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana memiliki kapasitas sehingga saat terjadi bencana akan siap dengan apa yang di lakukan .Pelatian ini di bagi beberapa gelombang untuk gelombang pertama di laksanakan di kecamatan tempel yang menempati di lokasi puskesmas tempel 2 .Pelatian ini di ikuti 50 orang peserta dari perwakilan masing desa dan relawan setempat di wilayah tempel.waktu pelaksanan hari selasa -rabu tanggal 27-28 juni 2016 .Materi yang di sampaikan panitia antara lain
1.Kebijakan pemerintah kabupaten sleman tentang penanggulangan bencana.
2.Cara penggunaan alat komunikasi dan perawatan
3.Simulasi penanganan kebakaran .
4.Praktek PPGD
Pelatian yang di laksanakan selama 2 hari peserta mendapatkan materi secara teori dan praktek sehingga masyarakat benar -benar mampu melakukan sesuatu saat terjadi bencana .materi hari pertama pertama masyarakatkan di perkenalkan tentang jenis bencana dan mitigasi bencana yang di sampaikan dari BPBD sleman .Materi kedua pengenalan alat komunikasi ,cara penggunaanya serta cara perawatanya .Materi ketiga masyarakatakan di perkenalkan tentang penanganan kebakaran serta mempraktekan bagaimana memadamkan api yang masih bisa di kendalikan sehingga tidak merambat luas materi ini di sampaikan oleh Tim pemadam kebakaran kabupaten sleman .Dan untuk materi hari kedua adalah tentang penanganan PPGD yang di sampaikan oleh poltekes jogjakarta dan dalam materi ini peserta di berikan tentang kegawat daruratan dan penanganannya .Dalam materi ini di bagi di beberapa sesen antara lain ,RJP,penanganan patah tulang ,serta evakuasi korban. Sehingga peserta nantinya mampu mensosialisasikan kegiatan ini di masyarakat sehingga masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana tidak panik saat terjadi bencana .Dan mampu memberikan penanganan kepada warga lain yang membutuhkan pertolongan pertama saat mengalami fase bahaya yang mengacam jiwa .Pelatian yang di laksanakan selama 2 hari seluruh peserta mengikuti dengan penuh antusias sehingga materi yang di berikan dapat terserap terbukti seluruh peserta mampu mempraktekan materi yang di sampaikan .Dan setelah kegiatan ini di laksanakan di harapkan seluruh peserta untuk mengembangkan sebagai tindak lanjut dari kegiatan di masyarakat masing-masing.