Banyak Sekolah yg Berpredikat SSB Tetapi Masih Setengah Hati
Memasuki tahun ajaran baru 2025 ini, hampir semua sekolah memasukkan materi kebencanaan dan SPAB ke dalam MPLS bagi siswa baru.
Dari tingkat SD sampai SlA, di Sleman khusunya di wilayah Cangkringan melakukan isian materi bencana pada siswa kbaru.
Sebagai Nara sumber berfariasi, ada dari TRC PU Pakem, dari FPRB desa, dari relawan lokal dan instansi lain.
Mayoritas sekolah sekolah tersebut sudah menjadi SSB ( Sekolah Siaga Bencana ) yg sekarang berganti nama SPAB ( Satuan Pendidikan Aman Bencana ).
Temuan di lokasi sekolah, banyak yg belum maksimal dalam menjalankan program SSB / SPAB terkesan ” masih setengah hati “, seperti belum adanya rambu rambu penyelamatan, belum up date kepengurusan SSB, minim kegiatan simulasi PB.
Alangkah baiknya SSB / SPAB bukan sekedar plakat, tetapi dilaksanakan, sehingga sekolah benar benar mandiri dalam pPB ( Penanggulangan Bencana ).