Kunjungan BPBD Kutai Timur ke Destana Argomulyo Cangkringan
ARGOMULYO – CANGKRINGAN. Pada hari Jum’at 24 Juni 2016, BPBD Kabupaten Kutai Timur Propinsi Kalimantan, mengadakan kunjungan ke Destana Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, maksud dan tujuannya adalah untuk silaturohmi dan bertukar pikiran perihal Desa Tangguh Bencana.
BPBD Kutai Timur dipimpin oleh Bp Ahmad Junaedi beserta Bidang Administrasi dan Bendahara, sedang dari Destana Argomulyo terdiri dari Kades beserta jajarannya dan 20 orang mewakili FPRB tim Destana, BPBD Sleman diwakili Pak Joko.
Dalam pertemuan tersebut dilakukan sarasehan dan dialog tentang Destana, BPBD Kutai Timur minta penjelasan tentang proses penyelenggaraan Desa Tangguh Bencana, dari asal mula sebelum sampai terbentuknya Destana dan administrasi penyelenggaraan Destana.
Pemaparan dan penjelasan Destana Argomulyo disampaikan oleh Pak Priyono, mewakili tim Destana, materi diuraikan secara global dan singkat dari proses awal sampai terbentuknya Destana ( terbentuknya FPRB, Unit Laks, dokumen Rencon ).
Dari hasil pemaparan, ternyata ada beberapa hal yang berbeda di Kutai Timur, misalnya kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana masih kurang, kapasitas masih kurang, para pegiat kebencanaan masih minim.
Menurut Pak Ahmad Junaedi “ Kunjungan ini penting bagi kami yang ada di Kutai, walau jenis bencananya berbeda dengan yang ada di sini (red. Merapi). Karena program ke depan kami akan membuat Destana-Destana di tempat kami, sehingga hal ini dapat menambah referensi kami di Kutai nanti pada waktu pembuatan Destana berikut Renkonnya, permohonan kami jika diperkenankan, mungkin silaturohmi tidak hanya sekali ini saja, mungkin diwaktu lain kami mengajak Kepala-kepala Desa untuk berkunjung lagi ke Desa Argomulyo”.
Acara tersebut berjalan lancar, namun karena terbatasnya waktu karena pas hari Jum’at, maka kupasan materi tidak bisa dipaparkan secara detail dan hanya pokok-pokoknya saja.