PEZIARAHAN DI LERENG MERAPI, “OMAH PETROEK” KARANGKLETAK,WONOREJO. (Bagian II)

Kapanewon Pakem. Kini menyeberang ke Sungai Boyong diantara dua Sabo Dam sungal boyong yang merupakan hulu kali Code tepatnya di Dusun Wonorejo, Hargobinangun, Kapanewon Pakem. Terdapat rumah budaya Omah Petroek Karangkletak yang unik dan mulai ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai komunitas. Rumah budaya Omah Petroek Karang Kletak yang diinisiasi oleh Romo Dr.GP Sindunata,SJ  sebagai seorang rohaniawan, penulis,budayawan, wartawan,dan kritikus sepakbola merupakan penerus generasi kedua BASIS setelah Romo Dick Hartoko,SJ. Romo Sindu dengan cerdas membangun tempat ini bukan hanya sekedar sebagai “Rumah Budaya” tetapi menjadi “Rumah Semua Orang”  dan di dalam area seluas kuarang lebih 3 Ha tersebut terdapat banyak karya dari para seniman, tempat peribadatan dari berbagai umat seperti Surau Gusdur dengan patung Gusdur yang duduk nampak begitu hidup, dan didalamnya ada “Sajadah Gus Dur” yang merupakan sumbangan dari Ibu Shinta Nuriah. Patung presiden RI pertama Ir. Soekarno yang dibawahnya terdapat pesan dan tanda tangan Megawati Sukarnoputri presiden RI ke V. Rumah ibadat lainnya, seperti Kapel St.Petroek yang unik dan berada di cekungan tebing kali Boyong, Klentheng, Patung Shinto, Buddha, tempat peribadatan umat Hindhu. Rumah Panggung berisi gamelan sumbangan dari Ki Joko Pekik dimana sosok almarhum mBah Marijan pernah ikut hadir dalam berkesenian Karawitan, Museum Anak Bajang yang banyak mengupas tentang kehidupan anak manusia, tentang sangkan paran secara mendalam. Sedang di Museum Yakopan merupakan area yang ingin menceriterakan sejarah koran Kompas bersama pendirinya Jacoeb Oetama dalam membangun informasi yang disampaikan ke masyarakan sebagai “Jendela Dunia” informasi pada jamannya dan model informasi masa kini.

Dan di bagian luar yang masih menyatu dalam satu area terdapat Kafe yaitu Kopi Petroek Nusantara yang menawarkan nuansa yang berbeda bagi penggemar kopi, minuman rempah produk setempat. Jangan lupa bagi yang ingin menjalankan ibadah sholat di tempat ini terdapat Langgar sumbangan dari Shoimah yang kadang tampil dan hadir di Omah Petroek.

Di Omah Petroek semua orang bisa hadir dan belajar tentang proses kehidupan,hidup dalam kebersamaan, olah rohani,retreat, capacity building dan tempat ini siap melayani dari komunitas apapun termasuk dari instansi pemerintahan maupun swasta bisa hadir Omah Petroek dan dapat menginap di rumah-rumah panggung yang memang disediakan ditempat ini sambil menikmati udara dingin kampung Wonorejo di bibir sungai Boyong.

Foto : By Kang_Djimin