MENGENAL KAWASAN WISATA ROHANI TAMAN DOA MARIA DHAMPARING KAWICAKSANAN
Turi, mengapa kawasan wisata rohani ini perlu dikenal? Pasti ada sesuatu yang tersembunyi dibalik berdirinya Taman Doa Maria Dhamparing Kawicaksanan merupakan bagian dari salah satu stasi yang menyatu dengan sebuah Kapel yang sedang dalam tahap penyelesaian pembangunannya menggantikan kapel yang lama tidak layak lagi karena sudah dimakan usia. Taman Doa berada di lingkungan Paroki Santo Yohanes Rasul Somohitan, Girikerto, Kapanewon Turi. Sleman, Yogyakarta. Tempat Peziarahan umat Katolik ini begitu unik berada di lereng Gunung Merapi sisi Selatan, dikelilingi kebun salak pondoh juga menawarkan suasana yang hening dan udara nan sejuk,menjadikannya menjadi lokasi yang ideal untuk berdoa meditasi dan melakukan refleksi. Meski berada di kawasan rawan bencana (KRB) di titik sekitar 736 Mdpl, tempat ini di waktu-waktu tertentu ramai pengunjung khususnya di Bulan Mei dan Oktober yang berdatangan dari berbagai daerah. Untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan sumber air pernah dilakukan penanaman 6.000 pohon sehingga kawasan disekitar tetap terpelihara dengan baik. Taman Doa Maria Dhamparing Kawicaksanan diresmikan oleh Administrator Keuskupan Agung Semarang (KAS) Rm.FX.Sukendar Wignyosumarta,Pr pada tanggal 31 Mei 2016. Tempat ini menambah destinasi wisata bagi Umat Katolik dan semakin berperan membantu memperkenalkan potensi wisata agro di Kapanewon Turi yang lebih dikenal dengan salak Pondoh dan Salak Madunya.


