KAWASAN WISATA LERENG MERAPI VERSUS MITIGASI BENCANA

Kapanewon Pakem, ketika memantau langsung tingkat kunjungan wisata di Nawang Jagad, Kaliurang Barat, Hargobinangun Pakem, selain mengamati pengunjung juga menanyakan masalah mitigasi bencana, evakuasi mandiri, bila secara mendadak terjadi letusan Gunung Merapi. Dua pengunjung yang datang dari Piyungan Bantul ternyata belum memahami tentang apa itu mitigasi bencana, evakuasi mandiri saat bila mendadak terjadi letusan Merapi. Dua petugas lapangan dari Nawang Jagad tampaknya juga belum memahami betul bila sewaktu-waktu ada kejadian bencana termasuk mengaturan parkir pengunjung yang harus mengarah kedepan,menyampaikan tanda bahaya kepada pengunjung, termasuk kemana mereka harus menyelamatkan diri. Sayangnya tempat ini belum ada jalur evakuasi dan titik kumpul saat terjadi erupsi Merapi.
Tampaknya pemahaman tentang mitigasi dan evakuasi mandiri perlu juga dikenalkan tidak hanya kepada pengelola kawasan wisata, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung/ wisatawan, syukur ada gladi lapang secara berkala.  Nawang Jagad sendiri dikelola oleh Pokdarwis yang dikelola oleh sekelompok Pemuda dari Kaliurang Barat yang di ketuai oleh  Gatot yang memberdayakan kaum muda setempat. Kawasan Nawang Jagad sendiri pernah diinisiasi dan dibuat Tree Wall berupa tanaman Pohon Beringin berjajar oleh KPLH Wana Mandira Kaliurang bersama Prof. Sarwidi. Semoga obyek wisata di kawasan lereng Merapi tetap tertanam budaya mitigasi bencana, sadar bencana, dan secara berkala melakukan gladi lapang bersama pihak terkait. Salam tangguh

Keterangan Foto : Spot gunung Merapi dari Nawang Jagad