Mengenali Fenomena Awan Lenticular di Puncak Merapi


Foto awan Lenticular di puncak Merapi Yogyakarta.

CANGKRINGAN. Sering kali muncul awan di puncak gunung Merapi yang agak asing dan aneh di benak masyarakat yang melihatnya, yakni awan ” Lenticular “, berbentuk bulat menyerupai topi atau piring.

Seperti yang terjadi hari Senin pagi 9 Desember 2024 kemarin, Merapi nampak indah dengan balutan awan Lenticular di puncaknya.

Menurut pakar yg dimuat di Liputan 6.com;
– awan Lenticular terbentuk karena adanya gelombang udara yang terjadi ketika angin melewati puncak gunung.
– Merupakan tanda dari gelombang gunung di udara.
– Dapat menjadi tanda adanya perubahan cuaca yang signifikan.
– Dapat memberi tanda awal tentang perubahan cuaca seperti badai, atau perubahan tekanan udara.
– Bagi dunia penerbangan dapat menyebabkan turbulensi yg membahayakan pesawat.
– Pertanda akan terjadinya cuaca ekstrim yg memicu terjadinya badai, angin kencang.
– Berpotensi mengganggu sistim komunikasi dan sinyal navigasi.
– Berpotensi pengaruh negatif pada sektor pertanian.
– Daya tarik sektor wisata.

Fenomena awan Lenticular ini sering muncul di gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Arjuno. ( Liputan6.com ).