Pemkal Girikerto Gelar Mitigasi Bencana

Turi – Pemkal Girikerto Turi gelar mitigasi bencana yang melibatkan 9 komrel yang ada di lereng merapi , seperti Kompas ,Frekom,Senkom Tagana ,Bolotetulung ,Cakar dll serta petugas PLN.Kegiatan ini merupakan usaha antisipasi hujan yang identik dengan angin kencang yang berdampak pohon yang tumbang yang memungkinkan membahayakan warga ada di sekitarnya lebih- lebih pohon bila tumbang melintang di jalan berdampak menutup akses jalan . Mitigasi di laksanakan pada Minggu 24 November 2024 dengan sasaran wilayah kalurahan Girikerto Turi sleman yang masih banyak pohon rindang yang rawan tumbang.Target mitigasi kali ini ada 7 padukuhan dan sekitar 30 titik yang tersebar di wilayah gikrikerto Turi sebagian pohon yang sudah besar rawan tumbang.Peserta Mitigasi sebelum melakukan pemotongan pohon rawan tumbang terlebih dahulu mengikuti apel di kalurahan Girikerto Turi untuk mendapat pengarahan dari Bapak lurah maupun dari staf kalurahan termasuk johoboyo.Setelah apel dan pengarahan serta pembagian tugas selesai selanjutnya peserta apel mitigasi menuju tempat lokasi yang sudah di koordinasikan.Sedang untuk petugas melakukan pemutusan arus listrik sebelum mitigasi di mulai untuk keamanan mengingat sebagian besar yang akan di potong berdekatan jaringan listrik.Setelah di lakukan pemutusan jaringan arus listrik pemotongan pohon di mulai dengan prioritas pohon yang rawan tumbang bila terjadi hujan deras di sertai angin kencang.Proses pemotongan pohon dengan menggunakan alat pemotong sensaw dan pendukung lainya dengan sasaran titik yang sudah di tentukan oleh pelaksana Mitigasi sehingga mempercepat proses pemotongan.Mitigasi kali sebagai upaya respon kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga perlunya kesadaran masyarakat bersama pemerintah melakukan antisipasi mitigasi bencana sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana khususnya dampak hujan yang selalu di sertai angin kencang .