Musim Berubah-ubah, Petani Kembali Menata Ulang Pola Tanamnya

0

Sebetulnya musim Kemarau, hujan masih berlangsung, Petani Tembakau ragu dengan pola tanamnya.

NGEMPLAK – KALASAN. Petani tembakau dan sayur mayur di Kecamatan Ngemplak dan Kalasan, mulai ragu terhadap pola tanamnya, dikarenakan perubahan musim yang mendadak ( mestinya sudah musim kemarau tetapi mendadak berubah menjadi banyak turun hujan ).
Seperti nampak di beberapa tempat, sawah sudah dikeringkan dan dibedeng-bedeng, benih sudah di pesemean yang dalam waktu dekat akan dilakukan penanaman, bahkan beberapa sudah mulai menanam. Prediksi awal Maret 2016 ini sudah masuk musim kemarau, namun ternyata justru Mei 2016 hujan terus terjadi kadang seharian terjadi.
Seorang petani ditemui disawah, mengatakan “ Wah musimnya rusak mas, seharusnya kemarau tetapi kok hujan terus terjadi, pada hal sudah terlanjur nanam tembakau, kalau hujan terus maka ya mesti gagal total, saya dengar ada perubahan di samodra, ya gak tau tanaman akan saya ganti atau tidak menunggu situasi”.
Sementara itu, ada beberapa petani yang merombak tanaman tembakaunya kembali diganti dengan menanam padi, agar tidak rugi. Oleh karena itu menghadapi musim yang berubah-ubah seperti ini para petani harus pandai-pandai membaca situasi alam, agar tepat menentukan pola tanamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.