UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR MENJALIN KERJASAMA DENGAN MUSEUM GEMPA SARWIDI

PAKEM 22 Februari 2024, siang itu Museum Gempa Prof.Dr. kedatangan tamu penting dari provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran mereka selain berkunjung dan mengenal lebih dekat tentang museum gempa yang didirikan dan diinisiasi oleh Professor Sarwidi juga menjalin kerjasama tentang rekayasa teknik bangunan tahan gempa yang memungkinkan bisa dikembangkan di universitas tersebut. Mereka yang berkunjung berjumlah 11 orang yang terdiri dari Ketua Jurusan Tenik Sipil Universitas Islam Makassar, Dosen rekayasa teknik, dosen teknik sipil, dan perwakilan mahasiswa teknik sipil semester akhir. Dalam tangapannya, Prof. Sarwidi  yang juga anggota Dewan Pengarah BNPB itu selain mengucapkan terimakasih atas kunjungan yang jauh dari Sulawesi Selatan ke Museum Gempa juga memberikan penjelasan tentang beberapa inovasi rekayasa teknik bangunan gempa, beberapa alat simulasi hasil inovasi yang sudah diadopsi dan dikembangkan oleh banyak perguruan tinggi, teknik ikatan, perkuatan suatu bangunan rumah rakyat tahan gempa (Barrataga) yang aman dari goncangan gempa diharapkan  bisa mereduksi  munculnya korban manusia ketika bencana gempa datang. Bangunan tahan gempa, bukan berarti tidak bisa rusak ketika gempa di skala tertentu, tetapi yang dimaksudkan adalah bertujuan untuk mengurangi resiko bencana. Selain itu Prof.Sarwidi juga memberikan motivasi kepada para dosen dan mahasiswa untuk tidak pernah lelah melakukan inovasi dan penelitian, kesalahan dalam melakukan uji coba adalah hal yang biasa dalam melakukan banyak riset, dan harus berani bersaing dan melompat jauh kedepan,berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain dan banyak pihak sangat dibutuhkan untuk melesat maju. Semoga dengan kehadiran mereka dapat menjadi ragi persebaran dan pengenalan bangunan rumah yang aman dan tahan gempa di tanah aiIndonesia.