NAPAK TILAS SPOT JEJAK ERUPSI MERAPI 2010 (Bagian III, habis)

CANGKRINGAN, napak tilas ke tiga ini fokus ke arah dua wilayah kalurahan yaitu Kepuharjo dan Umbulharjo. Jejak erupsi 2010 tampak begitu nyata ditandai dengan hancurnya berbagai infrastruktur di kedua wilayah kalurahan ini. Di dusun Kopeng ada beberapa bekas rumah yang terdampak belum dilakukan rehabilitasi dan mulai padat pemukiman, penduduk setempat bila ada tanda peringatan dini biasanya langsung turun ke Huntap Pagerjurang yang jaraknya sekitar 2,5 km yang berada di Selatan Merapi Golf. Rata-rata mereka bermata pencaharian bertani, beternak lembu dan kambing,juga sebagian berkarya dibidang penyediaan jasa wisata jeep untuk lava tour. Kopeng menurut dukuh setempat yang berhawa sejuk memiliki potensi wisata yang luar biasa, selain ada spot tertentu untuk menyaksikan luncuran lava di malam hari juga sangat potensial untuk kegiatan live in yang didukung pula dengan adanya kesenian setempat yang bisa dikembangkan secara maksimal.
Hamparan padang rumput, Gardu Pandang yang ada di Utara dusun bisa diperbaiki kembali dan memiliki nilai jual, termasuk membuat Volcano Park Museum seperti di Bakalan Argomulyo, Cangkringan. Dusun Petung yang menyatu dan berseberangan dengan Museum Sisa Hartaku, bisa digarap lebih maksimal lagi karena spot Dusun Petung sangat spesifik dibanding dengan wilayah lain di kawasan lereng Merapi. Untuk menghidupkan dan menggairahkan pariwisata tampaknya pendampingan dari pemerintah masih sangat dibutuhkan di tempat ini.

Keterangan Foto  : SDN Kepuharjo (gabungan eks.SD Petung dan Batur) dan sisa bangunan erupsi.