SMA N 2 Ngaglik Sleman Menjadi SSB
NGAGLIK – SLEMAN. Pada hari Jum’at tanggal 13 Mei 2016, SMA N 2 Ngaglik Sleman dikukuhkan sebagai Sekolah Siaga Bencana.
Pengukuhan sekolah tersebut secara resmi dilakukan oleh Asek 2 Kabupaten Sleman Ibu Suyamsih, mewakili Bupati yang berhalangan hadir karena bersamaan dengan acara lain. Sebelum pengukuhan didahului dengan Simulasi Erupsi Merapi, dengan fasilitas sekolah sebanyak 21 ruang, siswa berjumlah 650, Guru dan Karyawan berjumlah 70, diperagakan SOP apabila benar-benar terjadi Erupsi Merapi. Juga dilakukan kerja sama dengan SMK N 1 Depok sebagai pihak Sekolah Penyangga ( Tempat Pengungsian Akir siswa SMA N Ngaglik ).
Hadir dalam acara tersebut, Camat Ngaglik, Kapolsek Ngaglik, Dan Ramil, Kepala UPT Ngaglik, Kepala Desa Sukoharjo, Kepala SMK N I Depok. H Darwito Spd selaku Kepala SMAN Ngaglik, dalam sambutannya, mengatakan “ Ucapan terima kasih kepada BPBD Sleman yang berkenan mengarahkan, membina, melatih dan menjadikan sebagai SSB, semua warga di SMA ini memang harus dipersiapkan betul, sehingga apabila Merapi meletus, dapat diantisipasi sedini mungkin, sehingga kerugian dapat diminimalisir “.
Menurut salah satu staf BPBD Sleman, bahwa SMA N Ngaglik merupakan sekolah yang ke 17, yang dikukuhkan sebagai Sekolah Siaga Bencana dan target ke depan semua Sekolah yang terletak di kawasan yang rawan terhadap bencana akan dipersiapkan menjadi SSB.