DIY Terancam Kekeringan Bila Salah Kelola Lingkungan

0

Kekeringan? mungkinkah bisa terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta? Jawabnya tentu sangat mungkin, bila pengendalian tata kelola lingkungan kurang maksimal atau diabaikan.Hal ini dapat kita lihat dengan adanya laju pembangunan gedung bertingkat entah hotel, ruko,pabrik yang kita jumpai baik di lingkungan kodya,dan empat kabupaten yang ada di daerah ini menunjukkan laju pendirian rimba beton tampak semakin banyak, sehingga salah satu ikon keistimewaan Yogyakarta pun mulai ikut tergusur. Hawa di Yogyakarta kini juga terasa semakin gerah dan suhu terdingin hanya berkisar 20 – 24 Celcius.
Apa penyebab kemungkinan kekeringan yang mengancam di daerah ini? Antara lain adanya kesan pembiaran terhadap berlangsungnya penambangan pasir di kawasan perkebunan, di lereng – lereng sisi Utara dilereng gunung Merapi, semakin menyempitnya kawasan hijau, belum maksimalnya upaya penghijauan di lahan kritis, zona kawasan tangkapan air ikut tergusur dengan munculnya rimba-rimba beton (gedung bertingkat).
Adakah yang dapat kita lakukan? Mendorong effektifitas penerapan perda setempat dalam penerapannya di lapangan, tentang ketentuan penambangan dilahan perkebunan penduduk, mendorong upaya konservasi mandiri pada masyarakat secara berencana dan terus menerus, pengendalian pembangunan gedung bertingkat di zona hijau, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk terlibat dalam upaya konservasi lingkungan, semoga bencana kekeringan bisa kita cegah bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.