Boyong Songsong Kapanewonan Cangkringan Yang Ke 3, Paska Erupsi Merapi 2010
Komplek Kantor Kecamatan, Desa, KUA, POLSEK berada di KRB, dipindah tempat yang aman.
CANGKRINGAN – SLEMAN. Hari Rabu tanggal 27 April 2016, bertempat di Lapangan Komplek Kecamatan Cangkringan yang baru, dilangsungkan upacara “ Pengetan Boyong Songsong Kapanewonan yang ke 3 “, paska erupsi Merapi tahun 2010 yang lalu.
Tiga ( 3 ) tahun berlalu, beberapa perkantoran layanan publik Kecamatan Cangkringan menempati komplek yang baru, tadinya berada di zona / daerah KRB ( sangat dekat dengan daerah limpasan aliran lahar panas dan lahar dingin Merapi), dipindahkan ke tempat yang relatif aman.
Adapun agenda peringatan tersebut meliputi beberapa kegiatan, yakni:
1. Malam tirakatan, Yasinan, Tahlilan,
2. Upacara Boyong Songsong,
3. Tabur bunga tempat makam Camat Cangkringan yang telah mendahului,
4. Lomba Kesenian Tradisional Jatilan,
5. Pentas Wayang Kulit dengan dalang ki seno nugroho.
6. Lomba siskampling,
7. Lomba Olah Raga antar Desa.
Untuk Upacara Bendera di ikuti sekitar 600 peserta, dengan berpakaian adat jawa dan memakai bahasa jawa. Peserta meliputi, Staf Kecamatan, Polsek, Koramil, staf 5 Desa, Puskesmas, KUA, Dinas Pendidikan, Sekolah, Komunitas Relawan, Tagana.
Sedang Kesenian Jatilan diadakan pada hari Jum’at tanggal 29 April 2016, dan malamnya di tempat yang sama pementasan Wayang Kulit.
Kepindahan Komplek Kecamatan ke tempat yang baru, pelayanan kepada masyarakat sudah normal kembali, setingkat lebih baik, nyaman, aman, hal ini menandakan paska erupsi 2010, pelayanan publik sudah normal kembali.