Damkar Terhalang Gapura Dusun, Rumah Ludes Terbakar

Fenomena kebakaran di musim kemarau tahun ini cukup banyak terjadi, baik rumah, hutan maupun lahan kebun warga.

Armada di tiap wilayah jumlahnya masih sedikit, itupun jaraknya variatif, ada yg cukup dekat dengan markas armada Damkar, ada yg jauh, sehingga jika terjadi kebakaran, pertolongan awal dilakukan dengan alat seadanya oleh warga setempat.

Kendala lain adalah jalan yg sempit, ketersediaan air, kadang armada sulit masuk wilayah sehingga tidak bisa mendekat ke tempat kebakaran.

Seperti pernah terjadi di pedusunan,ada rumah terbakar, jarak dengan markas armada Damkar ditempuh waktu 35 menit, setelah sampai di dusun terdampak, Damkar tidak bisa langsung masuk memdekat ke rumah yg terbakar, dikarenakan terhalang bangunan Gapura masuk dusun yg membentang di atas jalan.


Foto armada Damkar terhalang gapura masuk dusun sehingga terlambat memdekat ke obyek rumah yg terbakar.

Akhirnya gapura terpaksa digempur selama 15 menit dan baru bisa mendekat ke TKP, sampai TKP dalam waktu 50 menit ternyata rumah sudah ludes habis terbakar.

Nah berangkat dari kasus di atas, seyogyanya ada pemnelajaran tentang mitigasi kebakaran, yg salah satunya adalah bangunan infra struktur yg ramah terhadap PB kebakaran, gapura masuk dusun yg standar, jalan kampung yg representatif.