Perlunya Rekayasa Damkar Kecil Di Tiap Wilayah

Kasus kebakaran di Sleman sering terjadi, baik kebakaran rumah hunian, lahan, gudang, pabrik, terlebih di musim kemarau seperti sekarang ini.
Besaran kobaran api hingga menghabiskan obyek terbakar, sering disebabkan pertolongan pertama yg seadanya yg tidak mampu meminimalisir bahkan mematikan api.

Sedang Armada Damkar butuh waktu untuk sampai ke tempat kejadian, apalagi bila jaraknya jauh bisa memakan waktu 1/5 jam hingga 1 jam, alhasil api sudah terlanjur melahap sebagian besar material.

Keterbatasan Armada Damkar tersebut, kiranya dapat disiasati dengan inovasi rekayasa Damkar mandiri manual.

Seperti yg ada di Komunitas Bokomi kampung Badran kota Jogjakarta.
Berbekal racikan satu paket gerobak kecil yg berisi, Disel kecil 6,5 HP, Drum isi air 500 liter, selang ukuran tanggung 50 meter, Komunitas ini mampu bergerak memberikan bantuan awal penanganan kebakaran di wilayahnya, sehingga kerugian dan kerusakan dapat diminimalisir.


Foto rekayasa Damkar manual kecil praktis, milik Bokomi Badran Jogjakarta.

Seiring maraknya kejadian kebakaran di wilayah Sleman, yg kadang kala sulit dijangkau oleh armada Damkar Pemda, maka tidak ada salahnya jika di wilayah wilayah ada upaya pengadaan rekayasa Damkar manual kecil tetapi praktis, bisa masuk di gang gang kecil.
Harapannya, jika terjadi kebakaran di suatu wilayah Sleman, pertolongan pertama dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga kerusakan dan korban dapat dicegah.


Foto semburan air dari rekayasa Damkar mini manual yg lumayan kencang yg murah, bisa sebagai solusi penanganan awal kebakaran.