Bupati Sleman Resmikan 5 SD Sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB)

0

Daerah rawan bencana, Pembelajaran / Pendidikan Kebencanaan sejak dini

GLAGAHARJO – CANGKRINGAN. Bertempat di SD Negeri Glagaharjo Cangkringan, Sleman, hari Selasa tanggal 29 Maret 2016, Bupati Sleman meresmikan 5 Sekolah Dasar sebagai Sekolah Siaga Bencana ( SSB ).

5 Sekolah Dasar yang dimaksud meliputi:
1. SD Negeri Srunen, Glagaharjo,
2. SD Negeri Glagaharjo, Glagaharjo,
3. SD Negeri Bronggang, Argomulyo,
4. SD Negeri Banaran, Argomulyo,
5. SD Muhammadiyah Cepitsari, Glagaharjo.
Pemrakarsa kegiatan adalah BPBD Propinsi DIY bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Sleman, hadir dalam acara yersebut, Bupati Sleman / diwakili, BPBD DIY, Kalak BPBD Sleman, staf BPBD, Muspika Kecamatan Cangkringan, Kepala Desa se Cangkringan, Komunitas Relawan Cangkringan, Perwakilan ke 5 SD.
Agenda kegiatan meliputi, Simulasi Bencana Erupsi Merapi, Penanda tanganan Prasasti, Penanda tanganan kerja sama ke 5 SD, Atraksi Kegiatan siswa-siswa SD. Kepala SD N Glagaharjo, dalam sambutannya mewakili ke 5 SD, mengatakan “ Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada BPBD dan para Donatur, yang telah memberi bantuan dan prakarsa, hingga dijadikannya ke 5 SD sebagai Sekolah Siaga Bencana, semoga dengan berjalannya waktu anak-anak kami semakin tau dan sadar akan adanya bencana yang mengintai setiap saat, sehingga tetap waspada “.
Bupati Sleman dalam sambutannya, “ Berharap ke depan semoga sekolah-sekolah di daerah bencana, tahap demi tahap dapat dijadikan Sekolah Siaga Bencana (SSB), pendidikan kebencanaan perlu ditanamkan sedini mungkin pada anak-anak kita, seingga mereka dengan sendirinya akan siap dan tangguh dalam menghadapi bencana “.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.