Penyelamatan Kawasan Sumber Air Butuh Penguatan
Sesungguhnya “AIR” selalu dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup, bukan manusia saja yang membutuhkannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari bagi kelangsungan hidup ciptaan Tuhan. Rasanya sangat banyak himbauan tentang penyelamatan air, pelestarian air, gerakan penyelamatan kebersihan sungai baik dengan ajakan yang halus sampai dengan tulisan yang berisikan doa agar yang membuang sampah ke sungai segera menemui ajal.
Penyelamatan dan pemetaan kawasan sumber air tidak hanya cukup dengan himbauan dan tulisan seperti ini, tetapi gerakan dan tindakan, dan penguatan dari semua pihak sudah sangat dibutuhkan khususnya di kawasan Sleman guna mengurangi resiko bencana kekeringan di paska musim kemarau.
Dari pengamatan penulis ke wilayah Turi, Pakem, Cangkringan dan sekitarnya, sumber-sumber air yang dulu mengalir cukup deras dan melimpah kini semakin surut dan terancam hilang ataupun punah.
Apa penyebabnya? Tampaknya pengaruh erupsi Merapi 2010 bukan satu-satunya faktor penyebab, tetapi justru berasal dari semakin tipisnya kesadaran manusia untuk peduli dan bersahabat dengan alam. Kecenderungan mengekploitasi alam mulai dari menebang tanpa mau menanam kembali, menambang pasir di ladang/ kebun dan ditinggalkan begitu saja tanpa diurug kembali dan ditanami kembali banyak dijumpai di wilayah ini termasuk di wilayah kecamatan Tempel.
Apa yang perlu dilakukan? Tentu gerakan penyadaran melalui patroli wilayah secara terpadu, penertiban penambangan golongan C, penguatan terhadap kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan penyelamatan sumber air melalui penanaman ulang pohon- pohon yang menyimpan air seperti Beringinisari, Preh, Gayam dan pohon sejenis. Gerakan sejenis sudah dimulai di kawasan Umbulharjo, Cangkringan yang sumber airnya juga dimanfaatkan untuk penduduk kodya Yogyakarta, tentu diharapkan Sleman bisa bergandeng tangan dengan Kodya untuk ikut berpartisipasi menyelamatkan sumber-sumber air di wilayah Sleman. Semoga tulisan ini menginspirasi kita semua untuk bersama melestarikan sumber air bukan hanya sekedar untuk menutup kebutuhan pokok hidup tapi juga untuk menghadapi dan menghindari bencana kekeringan saat kemarau tiba