Bpbd Sleman Melakukan Pantuan Daerah Rawan Bencana

0

Menghadapi musim pancaroba dan musim hujan BPBD Sleman melakukan pantuan daerah rawan bencana .Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir dampak dari musim pancaroba dan musim hujan  yang sulit kita duga waktu dan kejadianya .BPBD dalam hal ini di bantu oleh TRC SLEMAN dan FKKRS melakukan pemantauan di di mulai hari jumat 4 desember 2015 bagi menjadi 5 regu memantu di 17 kecamatan di kabupaten sleman .Setiap team melakukan pantuan daerah yang mungkin terdampak dari angin kencang serta potensi tanah longsor dengan mencari data pohon yang mungkin sudah rapuh sehingga bila tertiup angin kencang akan mudah roboh .Dengan adanya pendataan ini di harapkan orang yang bersangkutan dalam hal ini pemilik pohon mau memangkas atau menebang pohon tersebut.Sehingga akan mengurangi dampak tumbangnya pohon bila terjadi hujan di sertai angin kencang .Pantauan juga di lakukan di sepanjang jalan yang terdapat pohon perindang kita cek bila mana ada pohon yang sudah rapuh di akar atau terlalu rindang maka akan kita rekomendasikan ke BLH untuk di lakukan pemangkasan atau pemotongan pohon yang sudah rapuh .Selain itu pantuan juga di lakukan di daerah rawan banjir dan potensi tanah longsor ,Untuk potensi tanah longsor sebagian di dominasi di wilayah perbukitan wilayah prambanan ,Gamping ,Godean ,Seyegan .Untuk pantuan titik wilayah banjir ada beberapa wilayah antara lain di sungai gendol ,sungai opak ,sungai gajah wong,sungai pelang,sungai buntung,sungai boyong,sungai krasak.Sehingga dengan kegiatan pantuan ini  akan mengurangi dampak dari musim pancaroba dan penghujan dengan memberikan pengertian dampak kepada masyarakat .Sehingga  masyarakat mempunyai kesadaran untuk melakukan penguranagn resiko dari dampak musim pancaroba dengan memotong pohon yang sudah tidak aman lagi di sekitarnya .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.