Pipa Pralon Dihantam Banjir, Warga Glagaharjo Kesulitan Air Bersih
CANGKRINGAN. Akibat dihantam banjir lahar Merapi di kali Bebeng, pipa-pipa Pralon rusak dan hilang terbawa arus, sehingga warga Glagaharjo, Cangkringan, Sleman krisis air bersih.
Satu-satunya suplai air untuk kebutuhan warga Glagaharjo adalah mata air Bebeng yg berada persis di kaki gunung Merapi sisi selatan.
Dari mata air tersebut disalurkan ke pemukiman warga Glagaharjo dengan menggunakan Pralon dan melewati sungai Bebeng ( sungai yg sebelumnya jarang ada aliran, namun awal Desember 2021 ini terjadi banjir dari lereng Merapi ).
Akibat banjir tersebut, pipa Pralon yg melewati kali Bebeng rusak parah, sehingga suplai air berhenti total.
Dipastikan dalam beberapa waktu, sebelum pipa-pipa yg rusak diganti, warga masyarakat Glagaharjo mengalami krisis air, baik untuk kebutuhan sehari-hari, maupun untuk kebutuhan ternak.
Beruntung saat ini pas musim penghujan sehingga warga sementara bisa memanfaatkan air hujan.
Timin Relawan Glagaharjo di Singlar mengatakan, ” Paska rusaknya Pralon di kali Bebeng, praktis suplai air dari Bebeng terputus total, yg kami butuhkan sekarang, selain air bersih adalah Torn tandon air, sementara air hujan di tampung di tong atau ember “.

Kali Bebeng teraliri banjir, menyebabkan pipa Pralon rusak parah.