Glagaharjo : Pamit Naik Ke Merapi, sudah 3 Hari Tidak Pulang

IMG-20210922-WA0012

CANGKRINGAN. Seorang warga Kalor, Glagaharjo, Cangkringan dalam kondisi psikis labil, pamit untuk naik ke puncak Merapi dan sudah 3 hari belum pulang.

Atas nama Selamiyo umur 35 tahun warga dusun Kalor RT 01 RW 19, meninggalkan rumah tanggal 21 September 2021.
Ayah dari 2 orang anak yg masih kecil tersebut, beberapa hari bilang dengan keluarganya kalau mau naik ke puncak Merapi, karena kondisi psikis baru labil maka keluarga melarangnya.

Jam 03.00 wb pagi tanggal tersebut, korban sempat mau berangkat naik Merapi, tetapi dapat ditahan keluarganya.

Kemudian jam 09.00 wb korban dengan sembunyi – sembunyi keluar rumah nekat naik ke Merapi, kebetulan ada yg mengetahui, sontak diikuti dan dikejar agar membatalkan niatnya.

Siang hari masih terpantau di bukit Kendil, beberapa jam kemudian jejak korban hilang lantaran kabut tebal turun.

Akhirnya pencarian dilanjutkan hari berikutnya oleh relawan lokal dan wsrga.

Beberapa rombongan relawan dan warga setempat disebar untuk mencari korban, namun sampai mendekati petang belum juga ditemukan.

Menurut saksi Jimin, ketika pergi Selamiyono tidak membawa perbekalan logistik, hanya dengan ciri-ciri pakai topi, sepatu biasa, kaos dan jaket dan membawa tasbih.

Berbagai upaya dilakukan termasuk jalan Supra natural, namun belum membuahkan hasil.