Tim Pemulasaraan, Pemakaman Kurban Covid Sleman Mulai Kewalahan
COVID SLEMAN. Semakin merebaknya kasus positif Covid yg menerpa warga kabupaten Sleman, diikuti angka kematian makin tinggi, menjadikan Tim Pemulasaraan, Pemakaman bentukan BPBD kewalahan, hingga bekerja siang malam.
Teknis penanganan jenazah terpapar Covid tidak seperti jenazah pada umumnya, tetapi dengan SOP tersendiri, tersedia sarpras yg memadai dan memenuhi standar keselamatan baik bagi petugas maupun warga lain.
Sehingga tidak banyak tim yg tersedia, hal ini apabila dalam satu hari terjadi puluhan warga berkasus Covid yg meninggal, maka tim yg jumlahnya terbatas bekerja keras siang malam kadang kewalahan dan kelelahan.
Seperti penjelasan salah satu personil tim Pemakaman BPBD Sleman, yg tak mau disebut namanya, ” Kerja Tim Pemulasaraan, Pemakaman, Dekon Sleman hari-hari terakhir ini cukup padat, cukup banyak, kadang sehari satu tim bisa 5 kali di tempat yg berbeda yg kadang jaraknya cukup jauh, ya semoga warga yg terpapar Covid cepat sehat dan semoga angka kematian menurun “.
Melihat situasi demikian, mungkin bisa saja tiap Kapanewon mulai mewacanakan, bahkan merencanakan untuk membuat paling tidak satu Tim Pemakaman dan berkolaborasi dengan Tim BPBD Sleman, hal demikian mungkin bisa membantu.