MANUKAN BANGUN BALAI PEDUKUHAN DITENGAH PANDEMI

Pandemi Covid 19 tidak mematahkan semangat warga pedukuhan Manukan, Kalurahan Condongcatur untuk membangun gedung serbaguna yang nantinya juga berfungsi sebagai shelter pengungsian (barak) disaat darurat, apalagi lokasi tersebut sangat strategis yaitu berdekatan dengan lapangan sepakbola dusun Ganjuran, dekat dengan pasar Kolombo yang berkisat hanya 900 m jauhnya, akses ke berbagai rumah sakit RSUP Dr, Sarjito bisa ditempuh dengan waktu sekitar 10 menit saja. Meski dibangun dengan mengandalkann dana swadaya dari masyarakat dengan target waktu kurang lebih 4 (empat) tahun, tetapi tidak menutup adanya bantuan dari pihak lain atau dari pemerintah. Bangunan seluas kurang lebih 500 m2 dari luas tanah 1.200 m2 tersebut diperkirakan akan menelan biaya sekitar 1,2 – 1,5 milyar Rupiah. Menurut rencana, gedung akan memiliki 2 line lapangan bulutangkis ukuran standard, diperlengkapi dengan fasilitas perkantoran, Gudang, Dapur Umum, MCK, dan dapat dipergunakan sebagai ruang ber ekspresi segenap warga padukuhan setempat maupun dipakai untuk kepentingan umum. Sementara di luar bangunan gedung tersebut akan diperlengkapi dengan fasilitas kuliner yang dapat dipakai sebagai sarana kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Menurut rencana, tanggal 18 Desember 2020 bertepatan dengan kegiatan Jum’at Pon Lurah Desa Condongcatur Reno Chandra Sangaji akan melakukan peletakan batu pertama di lokasi yang telah direncanakan. Pembangunan Balai Pedukuhan Manukan ini juga sebagai Kado Ulang Tahun Desa Condongcatur yang ke 74.