Kesiapan sistem monitoring dampak sekunder Merapi

Pakem. 28 November 2020. Erupsi Merapi tentu akan mengeluarkan material di puncak yang kemudian terjadi guguran ke badan gunung. Guguran guguran material di badan gunung tentunya akan menambah volume material ataupun sedimentasi labil yang mudah terbawa oleh arus air hujan. Selama ini sistem monitoring laharan Sleman sedang mengalami kendala teknis. Persiapan dari Balai Besar untuk perbaikan mulai dilakukan. Namun jika nanti mengalami keterlambatan Balai Besar Wilayah Sungai Opak telah menyiapkan aplikasi website yang nanti akan digabungkan ke sistem telemetri guna mendukung antisipasi bahaya sekunder Merapi.