Argomulyo Persiapkan Barak Gayam Dengan Protokol Kesehatan Ketat

ARGOMULYO-CANGKRINGAN. Dari sekian barak yg dipersiapkan untuk menampung pengungsi Merapi, khususnya di Kabupaten Sleman adalah barak Gayam.

Barak ini terletak di dusun Gayam, Argomulyo, Cangkringan berjarak sekitar 13 KM dari gunung Merapi. Salah satu fungsinya adalah sebagai penyangga bagi pengungsi warga Desa Glagaharjo, Cangkringan.

Di masa Covid pengelolaan dan penanganan pengungsi di barak ini dirancang dengan penerapan SOP Protokol Kesehatan yang ketat, hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid.

Sejak Merapi statusnya naik menjadi Siaga, barak ini sudah mulai disiapkan segala sesuatunya, mulai dari tim pengelolanya, kelengkapan penunjang ( Pos kendali, pos kesehatan, pos relawan, DU dsb ), fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan ( masker, TCTS, dsb ).

Teknis pengelolaan barak dirancang sedemikian rupa, diberlakukan satu pintu, siapapun yg masuk di komplek barak harus mengikuti SOP yg ada, di buat pos-pos / ruang-ruang kudus bagi tamu.

Penanganan pengungsi dirancang dengan mengedepankan keramahan dan kenyamanan, disediakan dapur air di beberapa titik, ruang relaksasi, tempat cuci, TV, area santai dll.

Komandan TRC Pengelola Barak Gayam Partono Gareng mengatakan, ” Selaku desa Penyangga prinsip kami ada 2, pertama, digunakan atau tidak digunakan barak tetap kami siapkan secara maksimal, dua, ibarat sebuah keluarga menerima tamu, maka yg dikedepankan adalah penghormatan dan memuliakan, dengan demikian pengungsi harapan kami bisa nyaman “.