Karena keterbatasan peralatan dan personil, DLH Sleman mohon dukungan instansi terkait dan relawan

Hal tersebut di ungkapkan Muhammad Yidin dari Dinas Lingkungan Hidup menganggapi beberapa pertanyaan dalam Rakor kesiapsiagaan menghadapi ancaman La Nina, Kamis 22 Oktober. Menurut keterangan beliau sampai saat ini sudah banyak aduan masyarakat mengenai pohon perindang yang rawan tumbang jika ada angin kencang karena batang sudah besar atau terlalu rimbun.
Namun karena keterbatasan personil dan peralatan yang ada hanya dua unit hanya mampu menangani tiga hingga empat pohon perhari sehingga semua aduan belum semua tertangani. Dalam kesempatan itu beliau minta bantuan kepada instasi terkait, dukungan untuk masin masing wilayah kapanewonan dan relawan untuk membantu pemangkasan, mengingat musim hujan segera tiba dan secara history semua kapanewon di Sleman berpotensi terjadi angin kencang.